Kupi Beungoh

Caleg, Pemilu 2019, dan Filosofi Musim Gugur

yang terpenting adalah jika dengan politik, Anda bisa ngajak orang ramai-ramai shalat fardhu ke masjid, maka teruslah berpolitik.

Caleg, Pemilu 2019, dan Filosofi Musim Gugur
IST
Ridha Yuadi 

Tidak masalah! Tapi yang terpenting adalah jika dengan politik, Anda bisa ngajak orang ramai-ramai shalat fardhu ke masjid, maka teruslah berpolitik.

Jika dengan politik, Anda mampu mengasah dimensi spiritulitas, semakin taat, tawaddhu, dan tidak terlelap dengan kesuksesan duniawi, maka teruslah berpolitik.

“Berbaiklah kepada setiap orang yang berada di jalanmu untuk naik ke puncak ketinggian, karena saat turun nanti kalian akan bertemu dengan mereka lagi”.

Kepada mereka yang telah menyapa lewat spanduk, banner dan sejenisnya, namun belum mendapat amanah dari rakyat, bersegeralah untuk move on!.

Sebab setiap jiwa punya jalan hidup masing-masing, yang kesemuanya mengandung hikmah bahwa peristiwa getir yang sering kita anggap tidak elok, malah mendatangkan berjuta hikmah dan kebaikan.

Semua yang putih memiliki masa lalu, dan setiap yang hitam punya masa depan.

Manusia tak mampu mengubah sesuatu yang pernah terjadi di masa lampau, tetapi kita punya kesempatan dan tekat kuat untuk memperbaiki masa depan.

Ayo, bersama-sama kembali merajut tali silaturahim tanpa memandang pangkat dan status sosial.

Juga menyeruput Arabica Gayo, dipadu dengan serabi asal Negeri Pedir, alias Apam Mameh Meuceuhu nan Meusigrak.

Sesungguhnya dunia ini tidak mengecil melainkan hati kita yang sempit.

Ya, motivasi dan kebenaran tetap harus disampaikan meski kita belum mampu mengamalkan semuanya.

Setidaknya, ilmu sudah sampai. Inilah gunanya saling nasihat-menasihati. At least our duty is done!

Essensi silaturrahmi adalah butiran-butiran nasihat, di mana pun dan kapan saja.

Nasihat juga sebagai bentuk perwujudan dari ukhuwah, tanda perhatian, dan kasih sayang sesama Sahabat.

Tidak hanya kepada orang lain, tapi juga pada diri sendiri.

Dan, yang perlu diyakini adalah Sang Pemilik Hidup tidak pernah ingkar janji: Fa inna ma’al ‘usri yusra, inna ma’al ‘usri yusra.

Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan!

Baca: Jika Suara Bisa Dibeli

Baca: Haji Mabrur ala Haji Uma

*) PENULIS, Ridha Yuadi, M.Si adalah aktivis Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) dan Sekretaris Eksekutif SiPADE Institute.

KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.

Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved