Kamis, 7 Mei 2026

Pilpres 2019

BPN Mengaku Punya 1,6 Juta Satgas yang Kawal TPS, Bocorkan Alasan Andalkan SMS Saat Kumpulkan Data

Satgas tersebut dikatakan memiliki tugas untuk mengawal dan menjaga pemerolehan suara Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Tayang:
Editor: Amirullah
YouTube Macan Idealis
Anggota BPN, Vasco Ruseimy dan Prof Laode ungkap soal klaim kemenangan Prabowo-Sandi sebesar 62 persen 

"Ya dengan ini semua masing-masinglah, kan tidak semua bisa kirim dengan android," kata Toto Utomo Budi Santoso.

"Oh di daerah yang tidak ada sinyal internetnya ada sms, oke ya, ya, ya," tegas Vasco Ruseimy.

"Ya itu ya valid gitu lo," timpal Toto Utomo Budi Santoso.

Kembali lagi Vasco Ruseimy mengatakan bahwa hal itu dilakukan supaya pihaknya bisa mengumpulkan data perolehan suara dengan lebih cepat.

Toto Utomo Budi Santoso juga memaparkan bahwa hingga kini proses tersebut masih dilakukan oleh timnya.

Masih di kesempatan yang sama, sebelumnya Toto Utomo Budi Santoso menjelaskan bahwa satgas dibentuk juga untuk mendukung kemenangan Prabowo-Sandi.

Kendati demikian, Toto Utomo Budi Santoso mengaku bahwa pembentukan satgas juga mulanya memiliki kendala.

Baca: Diduga Warga Cimahi, Polisi Selidiki Pria Pengancam Jokowi, Ini kata Keluarga dan Ketua RW

Untuk itu, pihaknya lantas mengakomodir sejumlah organisasi masyarakat (ormas) bebadan hukum supaya ikut menjadi bagian dari kemenangan Prabowo-Sandi.

"Tapi karena waku, biaya, dan kendala lainnya, maka saya dengan teman-teman di direktorat satgas itu saya putuskan untuk mengakomodir ormas-ormas berbadan hukum itu untuk kita kategorikan sebagai satgas," jelas Toto Utomo Budi Santoso.

"Itu sekaligus memberikan penjelasan bedanya dengan relawan," sambungnya.

Terkait itu Toto Utomo Budi Santoso lantas menjelaskan tugas dari satgas tersebut.

"Jadi gini tugas pokok fungsi mengamankan, mengawal setiap TPS itu dari 2 orang, dari awal kita punya tugas itu ya," jelas Toto Utomo Budi Santoso.

Selain itu, Toto Utomo Budi Santoso juga memaparkan bagaimana satgas bisa dibentuk untuk berada di tiap-tiap TPS-nya.

"Kita kan tidak bisa langsung bentuk dari bawah, kita bentuk sekretariat bersama ormas itu ditiap-tiap provinsi, 34 provinsi sudah kita bentuk, kita deklarasikan, diam-diam enggak ada orang yang tahu," ungkap Toto Utomo Budi Santoso.

"Lalu setelah itu bersama dengan direktorat satgas, sekretariat tingkat provinsi membentuk di seluruh kabupatennya,"

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved