Kisah Badiun, Pria yang Mayatnya Ditemukan Tergeletak di Samping Gubuk di Keudah, Banda Aceh

Ternyata ada kisah sedih di balik kehidupan pria bernama Badiun bin Ismail (40) yang jasadnya ditemukan tergeletak di samping gubuk itu.

Kisah Badiun, Pria yang Mayatnya Ditemukan Tergeletak di Samping Gubuk di Keudah, Banda Aceh
Istimewa
Ternyata ada kisah sedih di balik kehidupan pria bernama Badiun bin Ismail (40), di samping gubuk di Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Rabu (17/4/2019) malam lalu. 

Mayat Badiun yang hanya mengenakan celana pendek tanpa baju, ditemukan pertama kali oleh tiga warga setempat, yakni M Sarong (46) seorang disabilitas (tuna wicara), H Abdul Halim alias Ayah Papua (mantan toke korban), dan Yusra, seorang wanita yang sehari-hari berjualan di sana.

“Lalu kabar penemuan mayat itu dilaporkan ke kami, sehingga saya dan personel langsung bergerak menuju ke lokasi dan berkoordinasi dengan Polresta Banda Aceh atas temuan jasad tersebut,” sebutnya.

Hasil pemeriksaan saksi-saksi di lokasi yang mengenal korban, sekitar pukul 14.30 WIB hari itu, Yusra, seorang saksi yang ikut menemukan korban Maun pada malam itu sempat memberikan makan siang.

Saksi Yusra, sering menawarkan makan kepada korban, karena Maun diketahui tidak memiliki keluarga atau siapapun di Banda Aceh.

“Keterangan para saksi, selain sudah sangat kurus, korban juga terlihat sering sakit-sakitan, sehingga besar dugaan korban meninggal akibat penyakit yang dideritanya,” pungkas AKP Iskandar didampingi Kanit Reskrim Polsek Kutaraja, Bripka Samsul.

Baca: Di UEA, Kalimat ‘Jangan Membuat Saya Batal Puasa karena Anda’ Bisa Berujung ke Penjara

Nyaris tak Bisa Dibawa Pulang

Rohid kemudian menceritakan, mayat Badiun sempat satu malam berada di ruang jenazah RSUDZA Banda Aceh.

Pihak rumah sakit kesulitan menghubungi keluarganya.

“Saat saya datang ke rumah sakit, tidak ada satu pun keluarga Badiun di sana. Sehingga saya kemudian berinisiatif mengurus jenazah itu,” ungkap Rohid yang sehari-hari bekerja sebagai mando atau kepala buruh di kompleks perumahan Eumpang Breuh, di Gampong Gla Meunasah Baro, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Rohid mengatakan, dia datang ke RSUDZA setelah dihubungi oleh Mukhlis, adik Badiun yang tinggal di Aceh Utara.

Halaman
1234
Penulis: Zainal Arifin M Nur
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved