Jurnalisme Warga

Taman Bunga Celosia di Pegunungan Tangse

TANGSE merupakan kawasan pegunungan dan perbukitan di Kabupaten Pidie. Kecamatan ini bersama tetangganya, Kecamatan Mane dan Geumpang

Taman Bunga Celosia di Pegunungan Tangse
IST
TEUKU RAHMAD DANIL COTSEURANI, Pegawai PDAM Tirta Krueng Meureudu, Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe), dan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Pidie Jaya, melaporkan dari Tangse, Pidie

TEUKU RAHMAD DANIL COTSEURANI, Pegawai PDAM Tirta Krueng Meureudu, Anggota Forum Aceh Menulis (FAMe), dan Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Pidie Jaya, melaporkan dari Tangse, Pidie

TANGSE merupakan kawasan pegunungan dan perbukitan di Kabupaten Pidie. Kecamatan ini bersama tetangganya, Kecamatan Mane dan Geumpang, terkenal dengan keindahan alam dan hawanya yang sejuk. Letaknya di jajaran Bukit Barisan yang membentang dari Aceh hingga ke Sumatera Utara.

Selain alamnya indah, Tangse terkenal dengan durian yang lezat. Beras dari Tangse juga sangat terkenal di seantero Aceh.

Pascalebaran tahun ini di kawasan Tangse muncul objek wisata baru yang bikin banyak orang penasaran, yakni Taman Bunga Celosia. Bunga ini biasanya kita saksikan di televisi dan hanya ada di kawasan Eropa. Tapi kini di Aceh pun sudah bisa kita lihat bunga ini, termasuk di Tangse, tepatnya di Desa Genie.

Sebelumnya warga Aceh dikejutkan dengan hadirnya Taman Bunga Celosia atau Celocia Garden di Desa Alue Piet, Kecamatan Panga, Aceh Jaya, bahkan menjadi destinasi wisata hits di awal tahun 2019. Masyarakat Aceh dibuat kagum dengan adanya taman seluas 1 hektare yang ditumbuhi ribuan bunga celosia yang indah. Bunga ini banyak dijumpai di Negeri Belanda.

Lalu setelah hadir di Aceh Jaya dan viral pada Januari lalu, bunga ini pun menjadi daya tarik, terutama sebagai objek foto bagi yang suka berswafoto bersama teman dan keluarga. Kini, Taman Bunga Celosia juga ada di Banda Aceh. Lokasinya berada di belakang Zakir Kuphi, Gampong Beurawe, Banda Aceh. Taman Bunga Celosia ini dibuka 16 Juni 2019 dan langsung dipadati pengunjung, khususunya mereka yang belum sempat ke Taman Bunga Celosia di Aceh Jaya.

Sedangkan Taman Bunga Celosia di Genie, Tangse, lokasinya lebih menarik, karena di depannya terdapat sungai dengan bebatuan yang airnya sangat jernih dan sejuk. Setelah menikmati dan swafoto di taman bunga ini para anggota keluarga dapat langsung mandi dan makan di sepanjang aliran sungai yang dipenuhi bebatuan. Sayangnya di sini tak ada rangkang atau balai-balai tempat para pengunjung beristirahat atau berlindung dari teriknya matahari.

Saya lihat pengunjung menurunkan langsung mobilnya ke aliran sungai yang berbatu itu lalu mengeluarkan payung dan kain panjang (ija batek) untuk berteduh sambil melihat anak-anak mereka mandi dengan riang di sungai. Para pelaku usaha dan masyarkakat sekitar harusnya peka dan bisa mengambil bagian dalam upaya membangun destinasi wisata di Genie, Tangse.

Menurut owner dan inisiator Taman Bunga Celosia Genie ini, Cut Asmaul Husna, taman tersebut masih dalam tahap awal alias uji coba. Tapi alhamdulillah pengelola sudah dapat mengubah tanoh cak (tanah keras) menjadi tanah yang berwarna (berbunga) di kawasan ini. Apalagi dengan adanya taman ini masyarakat setempat sudah punya penghasilan dan tenaga kerja pun terserap.

Sejauh amatan saya, Sabtu dan Minggu ramai orang berkunjung ke Taman Bunga Genie ini. Tiket masuknya Rp 10.000 per orang, parkir mobil Rp 5.000 dan motor Rp 2.000.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved