Jurnalisme Warga
Dana Desa Geliatkan Wisata Pantai Pangah
Kecamatan Gandapura yang ibu kotanya Geurugok merupakan gerbang utama memasuki wilayah Kabupaten Bireuen
Untuk memberikan kesan natural, kepada pengunjung disuguhkan berbagai minuman panas yang airnya dimasak langsung di lokasi menggunakan kayu bakar atau tempurung kelapa. Di sini juga disediakan jasa penyewaan alat masak dan peralatan makan seperti piring, gelas, dan sendok yang dikelola oleh pengurus PKK gampong.
Uniknya lagi, demi kenyamanan pengunjung, pengelola tidak menyediakan aliran listrik di tempat wisata ini. Tujuannya, agar tak ada pengunjung yang menghidupkan musik sehingga membuat suasana bising dan masyarakat seputar pantai terganggu. Kalau ada kelompok yang ingin bikin acara di sini, mereka cukup membawa mik wireless saja.
Menurut Keuchik Ie Rhop, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bersama sejumlah pejabat provinsi dan Bireuen pernah berkunjung ke Pantai Pangah. “Di sini harus kita bangun pariwisata halal. Pendapatan yang diperoleh masuk ke kas gampong,” wejang Nova Iriansyah seperti dikutip Keuchik Ie Rhop.
Pantai Pangah memang pantas dikembangkan menjadi salah satu lokasi wisata syariah, lokasinya teduh, nyaman, dan jauh dari kebisingan. Hal lain yang sangat mengagumkan adalah dukungan masyarakat yang luar biasa terhadap usaha pariwisata di gampong tersebut. Semua warga, khususnya pemuda, terlibat aktif dalam pengelolaan pantai ini. Tidak ada lagi pengangguran di gampong ini, kecuali mereka yang malas saja.
Pantai dibuka pukul 08.00-18.00 WIB setiap hari, kecuali hari Jumat tutup total. Mari rekreasi ke Pantai Pangah, objek wisata bahari yang layak dinikmati bersama keluarga dan kerabat, juga pantas dicontoh oleh wilayah pesisir lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/chairul-bariah-dosen-fakultas-ekonomi.jpg)