Bappeda Aceh Harap Program Pemberdayaan Masyarakat PT Medco Dapat Berlanjut

Anggota Pokja Kemitraan dan Pendanaan TKP2K Bappeda Aceh, Said Hayuzar mengatakan, program CSR PT Medco E&P telah menjadi kegiatan berkelanjutan.

Bappeda Aceh Harap Program Pemberdayaan Masyarakat PT Medco Dapat Berlanjut
For Serambinews.com
Tim Bappeda Aceh saat kunjungan program pemberdayaan masyarakat PT Medco di Kecamatan Indra Makmu, Aceh Timur. 

Anggota Pokja Kemitraan dan Pendanaan TKP2K Bappeda Aceh, Said Hayuzar mengatakan, program CSR PT Medco E&P telah menjadi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM,IDI - Bappeda Aceh berharap program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT Medco dapat terus berlanjut, bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.

 Anggota Pokja Kemitraan dan Pendanaan TKP2K Bappeda Aceh, Said Hayuzar mengatakan, program CSR PT Medco E&P telah menjadi kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. 

 Misalnya, pada program pertanian SRI Organik dan Tanaman Obat Keluarga Organik (Toga). 

Baca: Langsa Kini Miliki Produk Kerupuk Ikan Bandeng Binaan Universitas Samudra

 “Bappeda berharap program ini dapat diteruskan ke desa-desa lain dan akan didukung oleh dinas terkait yang programnya berhubungan dengan dinas tersebut, untuk meningkatkan hasil yang didapat petani dari program pemberdayaan tersebut,” tulis Said yang didampingi oleh Ketua Pokja Kemitraan dan Pendanaan TKP2K Aceh, Irun Sani dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com, Rabu (7/8/2019).

 Pertengahan Juli 2019 lalu, tim Bappeda Aceh, didampingi tim Bappeda Aceh Timur dan Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan Aceh (TKP2K), meninjau langsung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan PT Medco E&P Malaka (Medco E&P) di Aceh Timur.

 Bappeda Provinsi Aceh berharap, program-program pemberdayaan perusahaan migas swasta nasional ini mampu mendukung pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan.    

Baca: Jadwal Turun Sawah Sudah Dimulai Dua Bulan Lalu, Petani Enam Desa di Abdya belum Bisa Garap Lahan

 Said Hayuzar mengatakan, kunjungan pihaknya ke Aceh Timur merupakan bentuk koordinasi pelaksanaan  corporate social responsibility  (CSR). yang dilakukan perusahaan-perusahaan besar di Aceh dengan pemerintah daerah. 

 Manager Operasi Blok A Medco E&P Malaka, Fahrur Rozi yang mendampingi tim Bappeda Aceh, saat itu mengatakan PT Medco E&P telah berkomitmen untuk maju dan berkembang bersama masyarakat sekitar wilayah operasi. 

  “Oleh karena itu, kami meminta dukungan dari masyarakat agar operasi perusahaan dalam mencari dan memproduksi migas di Aceh Timur dapat berjalan dengan aman,” ujar Rozi. 

 Setelah kunjungan tim Bappeda Aceh itu,  Kelompok Binaan Wanita Tani Rosela diikutsertakan dalam Diklat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), oleh Dinas Perindustrian Aceh Timur pada 29 Juli – 1 Agustus 2019.

 Para peserta Diklat mendapatkan pelatihan dan sertifikat untuk mendapatkan nomor PIRT untuk produk-produk yang dihasilkannya. (*)

Baca: Tanggapi Teror Terhadap Wartawan di Agara, Nasir Djamil : Polisi Jangan Kalah Sama Preman

Penulis: Seni Hendri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved