Kamis, 21 Mei 2026

26 Agustus 2019 Even Pacuan Kuda Digelar di Takengon, Ada Festival Coffee Mobile di Dalamnya

Even pacuan kuda tradisional di lapangan HM Hasan Gayo, Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dijadwalkan akan dihelat pada 26 A

Tayang:
Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
SERAMBI/BUDI FATRIA
Empat joki cilik memacu kudanya dalam lomba Pacuan Kuda Tradisional di Lapangan Blang Bebangka, Pegasing, Aceh Tengah. Pacuan kuda ini merupakan tradisi masyarakat Tanoh Gayo yang masih bertahan hingga saat ini. 

26 Agustus 2019 Even Pacuan Kuda Digelar di Takengon, Ada Festival Coffee Mobile di Dalamnya

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Even pacuan kuda tradisional di lapangan HM Hasan Gayo, Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dijadwalkan akan dihelat pada 26 Agustus 2019 mendatang.

Pacuan kuda dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI itu, merupakan agenda pesta rakyat yang diselenggarakan setiap tahun.

Even yang sudah menjadi tradisi di Dataran Tinggi Gayo itu, menjadi salah satu hiburan bagi warga di daerah berhawa sejuk itu.

Baca: Sidang PHPU dari Aceh Baru Dibaca Hakim MK Selepas Magrib Waktu Jakarta

Baca: Peserta Diklatpim IV Puslatbang KHAN LAN Kunjungi BPKD Aceh Besar

Baca: Anjungan Aceh Diminta Fasilitas Kegiatan Seni Budaya Masyarakat tanpa Pungutan Biaya

“seperti biasa, pelaksanaannya digelar selama seminggu, mulai tgl 26 Agustus sampai dengan 1 September 2019,” kata Kadisparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka kepada Serambinews.com, Kamis (8/8/2019).

Menurut Jumadil Enka, jadwal pelaksanaan pacuan kuda, sudah diputuskan dalam rapat panitia HUT RI yang dilaksanakan dalam beberapa hari lalu.

“Bukan hanya pacuan kuda saja yang dibahas, tetapi ada beberapa agenda acara lain. Memang, even besarnya yaitu pacuan kuda,” sebut Jumadil.

 Seperti biasa, lanjut Kadisparpora ini, pacuan kuda tradisional, akan diikuti para peserta dari tiga kabupaten di Dataran Tinggi Gayo (DTG), seperti dari Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Jumlah kuda pacu yang ikut, mencapai ratusan jumlahnya dan akan mengikuti berbagai kelas yang dipertandingkan,” lanjutnya.

Helikopter Bom Air Tiba di Banda Aceh, Misi Padamkan Karhutla di Aceh Barat

Sidang Putusan Perkara Perselisihan Hasil Pemilu dari Aceh Ditunda Tiga Jam oleh MK

Aceh Barat Siaga Darurat Asap Karhutla, Dinkes Siapkan 10 Ribu Masker

Even pacuan kuda tradisional, sudah menjadi agenda rutin di Aceh Tengah yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.

“Pelaksanaannya dalam rangka memeriahkan Hut Kota Takengon, dan menyemarakan Hari kemerdekaan RI di bulan Agustus. Tentu, ada juga acara lain yang tidak kalah menarik seperti even budaya, seni dan olahraga, “ jelasnya. 

Bahkan, sebut Jumadil, untuk tahun ini, ada semacam festival atau perlombaan coffee mobil di lapangan pacuan kuda sehingga akan membuat lebih semarak pelaksanaan even tersebut.

“Nanti, mobil mobil kopi ini, akan dinilai oleh tim juri berkompeten. Penilaiannya, terkait sajian rasa kopi, pelayanan, serta beberapa kategori lain,” tutur Jumadil Enka.

Ditambahkan Jumadil Enka, seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang menginginkan peningkatan di sektor pariwisata, sehingga dilakukan berbagai upaya untuk mendorong program tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved