26 Agustus 2019 Even Pacuan Kuda Digelar di Takengon, Ada Festival Coffee Mobile di Dalamnya
Even pacuan kuda tradisional di lapangan HM Hasan Gayo, Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dijadwalkan akan dihelat pada 26 A
Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
26 Agustus 2019 Even Pacuan Kuda Digelar di Takengon, Ada Festival Coffee Mobile di Dalamnya
Laporan Mahyadi | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Even pacuan kuda tradisional di lapangan HM Hasan Gayo, Belang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, dijadwalkan akan dihelat pada 26 Agustus 2019 mendatang.
Pacuan kuda dalam rangka memeriahkan hari kemerdekaan RI itu, merupakan agenda pesta rakyat yang diselenggarakan setiap tahun.
Even yang sudah menjadi tradisi di Dataran Tinggi Gayo itu, menjadi salah satu hiburan bagi warga di daerah berhawa sejuk itu.
Baca: Sidang PHPU dari Aceh Baru Dibaca Hakim MK Selepas Magrib Waktu Jakarta
Baca: Peserta Diklatpim IV Puslatbang KHAN LAN Kunjungi BPKD Aceh Besar
Baca: Anjungan Aceh Diminta Fasilitas Kegiatan Seni Budaya Masyarakat tanpa Pungutan Biaya
“seperti biasa, pelaksanaannya digelar selama seminggu, mulai tgl 26 Agustus sampai dengan 1 September 2019,” kata Kadisparpora Aceh Tengah, Jumadil Enka kepada Serambinews.com, Kamis (8/8/2019).
Menurut Jumadil Enka, jadwal pelaksanaan pacuan kuda, sudah diputuskan dalam rapat panitia HUT RI yang dilaksanakan dalam beberapa hari lalu.
“Bukan hanya pacuan kuda saja yang dibahas, tetapi ada beberapa agenda acara lain. Memang, even besarnya yaitu pacuan kuda,” sebut Jumadil.
Seperti biasa, lanjut Kadisparpora ini, pacuan kuda tradisional, akan diikuti para peserta dari tiga kabupaten di Dataran Tinggi Gayo (DTG), seperti dari Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tengah.
“Jumlah kuda pacu yang ikut, mencapai ratusan jumlahnya dan akan mengikuti berbagai kelas yang dipertandingkan,” lanjutnya.
Helikopter Bom Air Tiba di Banda Aceh, Misi Padamkan Karhutla di Aceh Barat
Sidang Putusan Perkara Perselisihan Hasil Pemilu dari Aceh Ditunda Tiga Jam oleh MK
Aceh Barat Siaga Darurat Asap Karhutla, Dinkes Siapkan 10 Ribu Masker
Even pacuan kuda tradisional, sudah menjadi agenda rutin di Aceh Tengah yang dilaksanakan dua kali dalam setahun.
“Pelaksanaannya dalam rangka memeriahkan Hut Kota Takengon, dan menyemarakan Hari kemerdekaan RI di bulan Agustus. Tentu, ada juga acara lain yang tidak kalah menarik seperti even budaya, seni dan olahraga, “ jelasnya.
Bahkan, sebut Jumadil, untuk tahun ini, ada semacam festival atau perlombaan coffee mobil di lapangan pacuan kuda sehingga akan membuat lebih semarak pelaksanaan even tersebut.
“Nanti, mobil mobil kopi ini, akan dinilai oleh tim juri berkompeten. Penilaiannya, terkait sajian rasa kopi, pelayanan, serta beberapa kategori lain,” tutur Jumadil Enka.
Ditambahkan Jumadil Enka, seiring dengan program Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah yang menginginkan peningkatan di sektor pariwisata, sehingga dilakukan berbagai upaya untuk mendorong program tersebut.
“Pacuan kuda tradisional ini, menjadi salah satu daya tarik untuk menunjang peningkatan kunjungan wisatawan. Meski begitu, kami tetap melakukan inovasi lain, agar sektor pariwisata bisa semakin berkembang,” pungkasnya. (*)
BREAKING NEWS - 7 Warung Kuliner di Pegunungan Geurute Rusak Diterjang Angin
Tiga Nelayan Aceh Timur yang Terdampar di Malaysia Dipulangkan Besok
Bupati dan Danrem Pimpin Rakor Atasi Karhutla di Aceh Barat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pacuan-kuda_20150802_124212.jpg)