Breaking News:

BNN Banda Aceh Gelar Rakor Bahas Reusam Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dengan lembaga Tuha Peut Gampong...

Penulis: Jalimin | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dengan lembaga Tuha Peut Gampong, di Hotel Kyriad Muraya, Rabu (7/8/2019). 

BNN Banda Aceh Gelar Rakor Bahas Reusam Anti Narkoba

Laporan Jalimin | Banda Aceh  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional Kota Banda Aceh menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba dengan lembaga Tuha Peut Gampong, di Hotel Kyriad, Rabu, (07/08/2019).

Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra dalam sambutannya mengatakan peranan "parlemen" desa sangat strategis dalam menyusun regulasi gampong, sehingga nantinya gampong dapat membentengi dirinya dari gempuran peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

"BNN memandang penting peran Tuha Peut dan perangkat gampong lainnya dalam melahirkan regulasi mendukung gampong bersih narkoba," Kata Hasnanda.

Lebih lanjut Hasnanda menyebutkan, BNN tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari stakeholder lainnya. Untuk itu upaya pihaknya melakukan rapat koordinasi dengan Tuha Peut dalam rangka mempercepat lahirnya regulasi di tingkat gampong.

MK Perintahkan Perhitungan Surat Suara Ulang di Peureulak Timur

Sidang Kasus Dugaan Salah Suntik di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh Ditunda, Dua Hakim Berhalangan

26 Agustus 2019 Even Pacuan Kuda Digelar di Takengon, Ada Festival Coffee Mobile di Dalamnya

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, Kepala Badan Kesbangpol Banda Aceh diwakili Kabid Bina Ideologi dan Karakter Bangsa Zulkifli SH, Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Banda Aceh Ria Jelmanita dan Kasi P2M Jufri SH.

Menurut Hasnanda, setiap gampong harus berinisiatif dalam menciptakan wilayahnya bersih narkoba karena hampir tidak ada daerah yang aman dan bebas dari ancaman narkoba.

"Hampir tidak ada desa yang bebas dari ancaman narkoba, untuk itu upaya dari gampong melahirkan regulasi wajib mendapat dukungan semua pihak," Kata Hasnanda.

Lebih lanjut Hasnanda Putra menyampaikan materi pentingnya peranan Tuha Peut dan Keuchik dalam implementasi Inpres Nomor 6 Tahun 2018.

Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) 

"Target kami, di tahun ini akan lahir beberapa Reusam gampong anti narkoba sebagai turunan Inpres di tingkat desa" Sebut Hasnanda.

Banda Aceh memiliki 90 gampong dan 9 kecamatan, diharapkan sampai tahun depan setengah dari jumlah gampong tersebut segera memiliki Reusam anti narkoba.(*)

BREAKING NEWS - 7 Warung Kuliner di Pegunungan Geurute Rusak Diterjang Angin

Peserta Diklatpim IV Puslatbang KHAN LAN Kunjungi BPKD Aceh Besar

Anjungan Aceh Diminta Fasilitas Kegiatan Seni Budaya Masyarakat tanpa Pungutan Biaya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved