Breaking News:

Berita Bireuen

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Bireuen, Harganya Capai Rp 30.000 Per Tabung

“Sungguh sangat prihatin nasib kami orang kecil dipermainkan seperti ini. Sudah harganya sangat mahal, gas juga sulit diperoleh,"

Penulis: Ferizal Hasan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/M ANSHAR
elpiji 3 Kilogram 

Tapi stok itu justru diambil dengan becak dan dibawa ke tempat lain.

Oleh sebab itu, Samsul Bahri mengharapkan kepada dinas terkait agar melakukan pengawasan dan penertiban terhadap pangkalan gas di Kecamatan Simpang Mamplam dan sejumlah kecamatan lainnya di wilayah barat Bireuen.

“Sungguh sangat prihatin nasib kami orang kecil dipermainkan seperti ini. Sudah harganya sangat mahal, gas juga sulit diperoleh," terangnya.

Padahal, harga gas bersubsidi paling tinggi biasanya Rp 18 ribu pertabung.

"Kalau harga resminya malah Rp 16 ribu,” sebut sebut.

Baca: Blangko e-KTP Masih Kosong di Aceh Utara, Ini yang Dilakukan Disdukcapil

Hal sama disampaikan sejumlah warga di Kecamatan Jeumpa, Bireuen.

Di kawasan desa itu dan sekitarnya, harga gas 3 kilogram rata-rata dijual pedagang dengan kisaran Rp 27 ribu hingga Rp 30 ribu per tabung.

“Tapi anehnya, gas kok bisa langka, padahal di kawasan itu ada sejumlah pangkalan elpiji.

Masalahnya mungkin karena setiap ada pasokan datang, stok selalu tidak bertahan lama, hanya beberapa jam sudah habis.

Tak heran, di setiap pangkalan selalu terpampang kertas bertulis gas habis,” ujar Aisyah, warga Jeumpa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved