Feature

Kisah Putri, Siswi dari Peureurak yang tak Punya Beras Bertemu Menteri dan Kado Istimewa di HUT RI

Putri Dewi Nilaratih, anak kelima dari tujuh bersaudara keluarga Suparno -Mariani, suatu ketika harus pulang lebih awal dari sekolah.

Kisah Putri, Siswi dari Peureurak yang tak Punya Beras Bertemu Menteri dan Kado Istimewa di HUT RI
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menyerahkan bantuan kepada Putri Dewi Nilaratih disaksikan kedua orang tuanya dan Kadis Pertanian Aceh A. Hanan, di Jakarta,Selasa (13/8/2019) 

Kepada guru yang menanyainya di sekolah, Putri mengatakan bukannya tak mau sarapan, tapi tak ada makanan yang ia makan.

Beras di rumahnya habis.

Kisah pilu inilah yang kemudian menghiasai media sosial dan media mainstream.

Kisah ini bak petir menyambar rasa kebangsaan dan kemanusiaan.

Bahwa di negeri subur makmur, yang pekan ini merayakan kemerdekaannya ke-74 tahun, ada remaja putri cerdas siswa sekolah menengah negeri, masih kelaparan, karena tak ada beras yang ditanak di rumah.

Mariani dan anaknya Putri saat ditemui di rumahnya di Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak Aceh Timur. FOTO SERAMBI / SENI HENDRI
Mariani dan anaknya Putri saat ditemui di rumahnya di Gampong Tualang, Kecamatan Peureulak Aceh Timur. FOTO SERAMBI / SENI HENDRI (Serambi)

Kisah inilah yang kemudian menggugah benak sang Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

"Ini tidak boleh terjadi, ada yang masih kelaparan di negeri ini," kata menteri.

Putri tiba di Jakarta didampingi ayahnya, Suparno dan ibunya Mariani.

Ini adalah perjalanan pertama mereka ke ibukota negara.

Mereka diantar oleh Kepala Dinas Pertanian Aceh A Hanan bersama pejabat Dinas Pertanian Aceh lainnya Mukhlis dan Hotriadi, Petugas Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Aceh Timur.

Halaman
1234
Penulis: Fikar W Eda
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved