Sabtu, 30 Mei 2026

Citizen Reporter

Merasa Asing di Singapura Tapi Lazim di Malaysia

Di tengah tingginya harga tiket pesawat dan bagasi berbayar, kami mencoba jalur laut untuk mencapai Ibukota Negara RI.

Tayang:
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM/Hand Over
Munawar AR, Sekretaris KNPI Aceh Besar. 

Sekedar diketahui, fasilitas KM Kelud ini dibagi dalam beberapa kelas.

Yang paling tinggi adalah kelas 1A dengan kapasitas dua tempat tidur dan kamar mandi di dalam.

Harga tiketnya sekitar Rp 1,3 juta per orang. Harga terbaru bisa dicek di website pelni.co.id.

Lalu kelas 1B dengan kapasitas empat tempat tidur. Harga tiket kelas ini sekira Rp 1,1 juta per orang.

Di lantai paling atas juga tersedia mushalla untuk melaksanakan ibadah shalat.

Juga ada restoran, kamar mandi massa yang bercampur antara klas.

Juga tersedia Bioskop mini tiket masuk seharga Rp 15000.

Baca: Lowongan Kerja di PT Pelni Untuk Tamatan SMA-SMK Sederajat, Cek Syarat Lengkapnya

 

 

Baca: Penumpang KM Kelud Tak Miliki Tiket Diturunkan Secara Paksa

Turun di Batam

Perjalanan dengan KM Kelud sebenarnya memang mengasyikkan.

Sayangnya, saat kami berlayar, kapal KM Kelud sedang padat-padatnya.

Harga tiket yang mahal, serta suasana yang baru sebulan setelah Hari Raya Idul Fitri, membuat penumpang kapal membeludak hingga melebihi kapasitas.

Para penumpang sampai tidur di lorong-lorong dan tangga kapal.

Kamar mandi pun banyak yang sumbat hingga menebarkan bau ke mana-mana.

Kondisi ini kemudian membuat rombongan kami menghentikan perjalanan sampai Kota Batam saja.

Persoalan utama adalah sulitnya mencari WC yang bersih untuk membuang hajat.

Baca: KM Kelud Diduga NaikKan Penumpang Melebihi Kpasitas

Baca: Tabrakan Maut di Peusangan, Korban Meninggal dan Kritis Dibawa ke RSUD Bireuen

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved