Cat Seduhan Kopi

Teddy Arte Melukis dengan Cat Seduhan Kopi di The Atjeh Connection

Pelukis asal Cianjur yang kini berdomisili di Bogor, Teddy Arte, akan memperagakan kemahirannya melukis menggunakan seduhan kopi sebagai cat,

Teddy Arte Melukis dengan Cat Seduhan Kopi di The Atjeh Connection
SERAMBINEWS.COM/FIKAR W EDA
Teddy Arte dan istri. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA -- Pelukis asal Cianjur yang kini berdomisili di Bogor, Teddy Arte, akan memperagakan kemahirannya melukis menggunakan seduhan kopi sebagai cat, di The Atjeh Connection Sarinah Jakarta, Jumat (23/8/2019) mendatang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari acara Ekspedisi Seni Kopi Gayo Trans Sumatra dan Jawa yang digelar di The Atjeh Connection bersama-sama dengan pertunjukan seni Sanggar Pegayon dan Rangkaian Bunga Kopi.

Teddy akan melukis di ruangan restoran milik pengusaha asal Aceh Amir Faisal Nek Muhammad.

Baca: Kisah Pelukis Antonio Blanco yang Karyanya Dikagumi Soekarno dan Soeharto

Baca: Puluhan Pelukis Meriahkan Kompetisi Mural di Sabang

Baca: Soal Lukisan Keluarga di Kaleng Biskuit Khong Guan Tanpa Ayah, Ini Jawaban Pelukisnya

Baca: Ada Kegiatan Melukis untuk Anak-anak di Pasar Aceh Meulaboh

"Saya telah melakukan beberapa eksperimen membuat lukisan dengan cat dari kopi. Hasilnya sungguh menakjubkan," kata Teddy yang sangat bersemangat saat ditawari mengisi "melukis dengan kopi" dalam acara tersebut.

Teddy Arte lahir di Cianjur tahun 1980.

Pernah mengikuti beberapa pameran diantaranya Pameran Sketsa dan Lukisan di Balai Budaya Jakarta, Galeri Nasional Jakarta, Taman Ismail Marzuki, dan pernah mengisi Workshop Lukisan Daun di Bentara Budaya Jakarta).

Teddy menikah Erna Winarsih, dan kesuanya kemudian membangun brand indie, Teddy & Na yang berfokus pada order lukisan daun dan lukisan kopi.

Dalam Ekspedisi Seni Kopi Gayi Trans Sumatra dan Jawa itu, Teddy melukis menggunakan seduhan Kopi Gayo dari jenis robusta dan arabika.

Baca: Sang Pelukis Berbakat

Baca: Pelukis Round Kelana Tutup Usia

Baca: Pelukis Batik Sabang Usulkan Hak Paten

Baca: Dina, Pelukis Berbakat

"Ini satu kesempatan menarik menggunakan media kopi Gayo yang sudah terkenal itu," kata Terddy.

Selama ini publik di ibukota mengenal Teddy sebagai pelukis di atas daun.

Ia menggunakan daun kering sebagai kanvas lukisan.

Beberapa waktu lalu Teddy Arte dan sang istri melakukan kolaborasi dalan perform Live Painting & Poems.

Kolaborasi mereka yang pertama dalam Peremouan dan Laut, di Bentara Budaya Jakarta, 2019.

Kolaborasi kedua pada PAGELARAN KITAB DAUN, Galeri Indonesia Kaya, 2019. (*)

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved