Breaking News:

Pemukulan Azhari Cage

Haji Uma Sesalkan Kasus Pemukulan Anggota DPRA Azhari Cage, Minta Polisi Usut Tuntas

Menurut Haji Uma, sejatinya pendekatan represif dalam pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat sudah tidak sepatutnya dilakukan oleh aparat ke

Penulis: Jafaruddin | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman alias Haji Uma. 

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON - H Sudirman atau Haji Uma, anggota DPD RI asal Aceh, menyesalkan kasus pemukulan Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage yang diduga dilakukan oleh oknum polisi dalam kericuhan demo mahasiswa, Kamis (15/8/2019).

"Kita menyayangkan dan mengecam kejadian ini, apalagi dilakukan oknum polisi kepada anggota DPRA yang seharusnya dilindungi dalam upaya menjalankan tugas menampung aspirasi dari masyarakat sesuai ketentuan dalam Undang-undang MD3,” ujar Haji Uma kepada Serambinews.com, Minggu (18/8/2019).

Lebih jauh, Haji Uma menilai kejadian ini adalah preseden buruk dan pelecehan terhadap institusi negara.

Untuk itu, dirinya meminta Kapolda Aceh untuk serius mengusut tuntas kasus ini secara transparan dan profesional.

Baca: Elemen Sipil Dukung Pemugaran Situs Kerajaan Islam Peureulak

Baca: Video Terbaru KKB Papua Muncul di YouTube, Tenteng Senjata Api dan Perlihatkan Bom dari Luar Negeri

Baca: Pawai Karnaval HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di Kota Langsa Meriah

"Hukum harus ditegakkan dan kasus ini harus diusut tuntas secara transparan oleh kepolisian agar preseden buruk ini tidak berulang nantinya. Selain juga guna menghentikan opini liar yang menggelinding dimasyarakat yang dampaknya akan melemahkan kepercayaan kepada institusi polisi itu sendiri,” kata Haji Uma.

Menurut Haji Uma, sejatinya pendekatan represif dalam pengamanan aksi penyampaian aspirasi masyarakat sudah tidak sepatutnya dilakukan oleh aparat keamanan.

"Mengingat hal itu adalah bagian dari proses demokratisasi yang mesti kita pelihara dan kawal bersama," ujarnya.

Haji Uma kembali berharap agar pengusutan kasus pengeroyokan segera diselesaikan secara tuntas dan terbuka untuk menjaga kepercayaan rakyat Aceh kepada institusi polisi.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved