Rabu, 17 Juni 2026

Berita Aceh Singkil

Menguji Nyali, Melihat Lebih Dekat Buaya Rawa Singkil

"Orang menghindar dari buaya, ini malah sengaja mencari," katanya menggeleng kepala

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Buaya di pinggir sungai dekat muara Singkil, Aceh Singkil, Jumat (16/8/2019) 

Laporan Dede Rosadi | Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Siang itu speed boat berpenggerak mesin 15 PK melaju pelan menelusuri sungai-sungai kecil yang mengiris hamparan rawa di dekat muara Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.

Sungai itu bagai labirin. Setelah masuk ke pedalaman rimbun nipah dan tanaman khas rawa begitu banyak anak cabang sungai.

Hanya penduduk lokal berpengalaman yang mengetahui kemana mengarahkan haluan perahu.

Jika tidak perahu bisa terjebak dalam genangan air sepanjang mata memandang.

Hari itu kedua kalinya Serambinews.com, menelusuri sarang buaya. Melihat dari dekat binatang dengan nama latin crocodylus.

Baca: VIDEO - Tinggalkan Jejak Kaki, Buaya yang Masuk ke Sungai Lhoong Aceh Besar Ditangkap

Setelah petulangan pertama gagal mengabadikan keberadaan buaya.

Lantaran langsung menghilang ke dasar sungai sesaat perahu mendekat.

Kali ini Serambinews.com, ditemani Vetor, kapten speedboat.

Selain paham alur-alur anak sungai di sekitar muara Singkil, penduduk Teluk Ambun, itu direkomendasikan kawan-kawannya memiliki penglihatan tajam.

Bersama Vetor harapan dapat melihat buaya dari dekat lebih tinggi.

Awalnya Kapten Vetor sempat memprotes ajakan itu.

Walau akhirnya bersedia menjadi nakhoda.

"Orang menghindar dari buaya, ini malah sengaja mencari," katanya menggeleng kepala.

Baca: VIDEO - Bupati Aceh Singkil Terombang-Ambing di Tengah Sungai Sarang Buaya

Pencarian buaya dengan menelusuri hamparan rawa yang dihubungkan alur sungai di sekitar muara Singkil, dimulai.

Sasaran pertama alur sungai kecil berjarak 500 meter dari pemukiman penduduk Puo Sarok.

Buaya berukuran mini hingga dewasa langsung terlihat, sayang dalam hitungan detik menghilang.

Perjalanan dilanjutkan ke sungai lebih besar di belakang Desa Pasar.

Saat speed melaju pelan pandangan terpana pada seekor buaya sepanjang dua meter berdiam diri di bibir sungai.

Mesin speed boat segera dimatikan. Bermodal pendayung mencoba mendekat.

Frekuensi denyut jantung bertambah ketika jarak dengan hewan berdarah dingin itu kurang tiga meter.

Tetap ekstra hati-hati keberadaan buaya segera diabadikan.

Baca: Melihat Romantisme Atmah dan Dulmusrid, Menyusuri Sungai Sarang Buaya, Bikin Sambel Kesukaan Suami

Setidaknya ada dua ekor buaya dewasa berhasil diabadikan kamera telpon pintar dari jarak dekat.

Belasan lainnya secepat kilat menghindar dari pandangan mata.

Temaram malam mengganti senja, tanda segara harus ke luar dari sarang buaya.

Dalam kondisi gelap itulah uji nyali sesungguhnya.

Belasan pasang mata merah terlihat, ketika sinar senter mengarah hamparan air sedalam lutut dewasa. Itulah kawanan buaya.

"Jika pasangan mata lebar berarti buayanya besar," kata Vetor memberi tahu.

Baca: 8 Fakta Warga Aceh Timur Tewas Diterkam Buaya, Korban Diseret dan Jasadnya Ditemukan di Mulut Buaya

Hamparan rawa di dekat muara sungai Singkil, dikenal sebagai sarang buaya.

Hewan bergigi mirip gergaji itu begitu mudah terlihat, mulai dari ukuran mini hingga raksasa.

Berdasarkan kesaksian para penyelam sungai mencari lokan, kerap menemukan buaya dengan ukuran sama dengan perahu.

Uniknya, warga lokal menjadikan alur sungai tersebut sebagai tempat mencari lokan (kerang sungai), siput serta daun nipah.

Baca: Tangis Istri Almarhum Mando Gapi Pecah Saat Melihat Api Melalap Rumahnya

Di kawasan Singkil Lama, umpamnya. Kaum perempuan sambil melempar canda mengumpulkan berkarung-karung siput dengan tangan kosong sambil berendam di sungai.

Kurang dari 300 meter buaya berukuran sekitar tiga meter ketika tiba-tiba meronta di samping speed boat kami.

Keberadaan buaya di rawa Singkil, menjadi daya tarik bagi wisatawan asal Eropa.

Mereka jauh-jauh datang untuk melihat dari dekat buaya di alam liar Singkil.(*)

Baca: Dihadang Dengan Minimi, Satu Prajurit TNI Gugur di Papua, Penyerang Diduga Kelompok Egianus Kogoya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
3 - 1
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
1 - 4
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
3 - 0
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
3 - 1
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved