Masih Bandel Bilang Vape Tidak Bahaya? 22 Orang Jadi Korbannya dan Harus Dirawat di Rumah Sakit

Belum jelas kenapa hal ini bisa terjadi, salah satu dokter yang menaganinya pun dilaporkan sampai terheran-heran akan kejadian ini.

Masih Bandel Bilang Vape Tidak Bahaya? 22 Orang Jadi Korbannya dan Harus Dirawat di Rumah Sakit
Ilustrasi vape.(Thinkstockphotos) 

Setelah sebelumnya, 12 korban lain dirawat di Wisconsin dan enam di Illinois.

Dr. Emily Chapman, kepala Petugas medis untuk Children's Minnesota, mengatakan bahwa keempat remaja yang dirawat di rumah sakitnya datang dengan apa yang awalnya dianggap dokter sebagai infeksi pernafasan, seperti pneumonia.

Namun setelah dirawat bukannya menjadi makin baik malah menjadi semakin buruk.

"Penyakit yang mereka derita berkembang menjadi kesulitan yang signifikan dengan pernapasan mereka dan peningkatan tekanan paru-paru," kata Chapman.

Baca: Pedagang Sayur Keliling di Aceh Utara Sempat Tarik-Menarik Tas Berisi Uang dengan Perampok

Baca: VIRAL - Kakek 83 Tahun Nikahi Gadis Muda, Kemesraannya Bikin Iri Netizen: Resepnya Apa Mbah?

Baca: Viral Video Suara Orang Minta Tolong, Ada Suara Tak Nampak Wujud, Lokasi Bekas Tragedi Tsunami Palu

"Beberapa dari mereka bahkan memerlukan perawatan intensif," lanjutnya.

Bahkan beberapa dokter di Illinois dan Wisconsin juga mengalami situasi yang sama.

"Semua pasien yang dirawat dilaporkan sebelumnya melakukab vaping, namun tidak diketahui produk apa yang digunakan," ujar Andrea Palm dari Departemen Layanan Kesehatan Wisconsin.

Salah seorang pasien yang mengalami hal buruk tersebut adalah Dylan Nelson (26) asal Burlington, Wisconsin.

Ia terpaksa dimasukkan ke dalam ruang darurat karena kondisinya yang makin menurun.

Masih belum diketahui apakah merk vape yang dibelinya ini terkontaminasi atau ada masalah lain.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved