Senin, 4 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Dua Polisi Ditahan, Karena Pukuli Tersangka di Rumah Sakit

Dalam video tersebut, terlihat dua petugas polisi secara bergantian memukul seorang pria yang sedang dibaringkan di atas brankar

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
(CHANNEL NEWS ASIA / TWITTER / ALEX LAM)
Tangkapan layar rekaman CCTV rumah sakit yang menunjukkan dua oknum polisi melakukan pemukulan terhadap seorang pria di atas brankar. 

Sepekan berikutnya, anggota dewan itu mengajukan permintaan untuk salinan rekaman CCTV kepada pihak rumah sakit.

" Rumah sakit memproses permohonan itu dan merilis rekaman CCTV pada 12 Agustus sesuai dengan Undang-Undang Data Pribadi dan kode praktik yang relevan dengan Otoritas Rumah Sakit," lanjut pernyataan rumah sakit.

Baca: Polda Papua Barat Kerahkan Brimob ke Fakfak, Minta Segera Dikirim Personel dari Makassar

Pihak rumah sakit sejak saat itu telah mencoba menghubungi pasien melalui kantor dewan, yang mengatakan bahwa tidak perlu melapor ke polisi.

"Jelas bahwa tindakan yang dilakukan oleh petugas polisi terkait adalah tindakan melanggar hukum," kata Kepala Inspektur Polisi John Tse Chun-chung, dalam konferensi pers, Selasa (20/8/2019).

"Polisi tidak akan mentolerir tindakan penyerangan ilegal atau penganiayaan terhadap siapa pun oleh petugas polisi," tambahnya.

Tse pun berjanji pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan independen.

Polisi juga menegaskan bahwa petugas polisi tidak pernah mengizinkan penggunaan kekerasan untuk kepentingan mereka sendiri.

 Investigasi kriminal terkait insiden ini telah dibuka dan kasusnya diambil alih oleh unit kejahatan regional New Territory Selatan.

Polisi telah memprioritaskan penyelidikan kasus ini dan menjanjikan bakal membawa semua yang terlibat ke pengadilan.

Sementara itu, pihak kepolisian juga membantah tuduhan telah sengaja menutup-nutupi kasus ini.

Polisi menyebut telah menerima pengaduan dari putra korban pada akhir Juni lalu, namun belum menerima pernyataan dari korban, yang disebut gagal untuk dihubungi.

Hal itu menyebabkan penyelidikan tidak dapat dilanjutkan.

Polisi menegaskan bahwa Selasa (20/8/2019) kemarin adalah pertama kalinya pihak polisi melihat rekaman video itu.

Setelah kasus ini menyeruak ke publik, dikhawatirkan akan semakin meningkatkan ketegangan yang terjadi di Hong Kong, yang telah diwarnai aksi protes dan kerap bentrok dengan petugas keamanan.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pukuli Tersangka di Rumah Sakit, 2 Polisi Hong Kong Ditahan

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved