Berita Aceh Barat

Bocah Miskin Aceh Barat Didera Pembengkakan Jantung, Butuh Bantuan Segera

Mulutnya hanya diam dan sangat irit bicara yang keluar. Ia adalah Romi Apriansyah (12) bocah penduduk Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan..

Bocah Miskin Aceh Barat Didera Pembengkakan Jantung, Butuh Bantuan Segera
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Erna memperlihat anaknya Romi yang mengalami sakit pembengkakan jantung di rumahnya di Desa Suak Indrapuri, Meulaboh, Minggu (25/8/2019).               

Bocah Miskin Aceh Barat Didera Pembengkakan Jantung, Butuh Uluran Bantuan
 

Laporan Rizwan | Meulaboh

 

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Banyak diam dan sangat irit bicara yang keluar dari mulutnya. Ia adalah Romi Apriansyah (12) bocah penduduk Desa Suak Indrapuri, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat yang sudah tiga tahun terakhir didera penyakit pembengkakan jantung sehingga butuh uluran bantuan segera.

Anak kedua dari empat bersaudara itu hanya bisa pasrah dan mohon doa untuk kesembuhan serta kelanjutan pengobatan karena sudah beberapa bulan terakhir, belum dibawa ke Rumah Sakit Zainoel Abidin Banda Aceh karena ketiadaan dana, karena mereka keluarga miskin.

 “Biasa saja,” ujar Romi singkat yang kini duduk kelas VI SDN 2 Meulaboh di sela sejumlah Serambinews.com mendatangi rumahnya, Minggu (25/8/2019) sore.

Kedua kaki Romi sudah membengkak dan denyut jantung semakin kuat dan hanya diam saja dan merintih terhadap penyakit yang dialaminya selama ini. 

Sudah beberapa hari terakhir, ia tidak sekolah dan penyakit tersebut pernah berkurang beberapa bulan silam ketika rutin berobat ke Banda Aceh  dengan cara disuntik, namun sudah tiga bulan terakhir, Romi tidak dibawa ke Banda Aceh lagi.

Air Minum Positif Mengandung Bakteri E-Coli, Penyebab Diare yang Menyerang 18 Warga di Bener Meriah

Warga Cot Ulim Bireuen Butuh Jalan Aspal, Sudah Puluhan Tahun Jalan Berlumpur Saat Hujan

Atlet Panahan Aceh Targetkan Sebanyaknya Lolos PON Papua, Ini Yang Dilakukan Pengprov Perpani Aceh

 Erna Sri Yuliantio dan Hasnawi, orang tua dari Romi menuturkan kalau anaknya didera penyakit pembengkakan jantung sejak kelas III SD dan hingga kini sudah bolak balik berobat ke RSUZA Banda Aceh. 

 “Seharusnya setiap bulan disuntik. Tapi sudah tiga bulan ini tidak karena ketiadaan dana saya ke Banda Aceh,” ujar wanita yang kini baru membuka usaha kios kecil-kecilan di desa itu untuk membiayai hidup keluarga mereka.

Halaman
12
Penulis: Rizwan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved