Rabu, 27 Mei 2026

Berita Lhokseumawe

Terima Kabar Dapat Rumah Bantuan, Janda Tiga Anak Ini Malah Menangis

Menurut Ketua BMU Lhokseumawe, sebelumnya Aisyah tinggal di rumah berlantai tanah dengan dinding lapuk 'dimakan usia'.

Tayang:
Penulis: Jafaruddin | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Imam Besar Barisan Muda Umat, Tgk HM Yusuf A Wahab atau yang akrap disapa Tu Sop menyerahkan rumah layak huni secara simbolis kepada Aisyah. Foto Sayed MunazzarNL 

Ia tak kuasa menahan haru, sehingga hanya terdiam dengan air mata bercucuran membasahi wajahnya .

Suasana menjadi hening.

Sayed dan temannya hanya tertunduk. 

Kemudian melanjutkan pembicaraanya.

Ia berharap kepada Ainsyah agar terus berdoa, agar rumah yang dijanjikan dapat terbangun nantinya.

Aisyah manggut-manggut, tak bisa bicara lagi. 

“Rumah yang kita janjikan pada April 2019, pada Senin (26/8/2019) sudah dapat kita serahkan,” ujar Sayed.

Rumah bernomor BMU 028 itu berukuran 4x6 meter tersebut, diserahkan langsung Imam Besar BMU Tgk H M Yusuf A Wahab atau biasa di sapa Tu Sop. 

Baca: MaTA Sorot Pengadaan Bibit di Empat Dinas Provinsi

Menurut Ketua BMU Lhokseumawe, sebelumnya Aisyah tinggal di rumah berlantai tanah, dengan dinding lapuk dimakan usia dan rayap.

Sejak suaminya meninggal, malahan Ainsyah harus menanggung nafkah untuk 8 orang.

Padahal ia hanya penjual ikan asin keliling. 

“Karena selain tiga anaknya, di rumah tersebut adiknya serta bapaknya dan kedua mertuanya juga tinggal di rumah sebelumnya,” ungkap Sayed. 

Rumah baru yang ditempati Aisyah itu hasil donasi yang dibuka mulai, 14-28 Juli 2019.  

Dana yang terkumpul Rp 31.712.000.

Sedangkan dana yang terealisasi untuk rumah tersebut Rp 30.610.000.

Sisanya 1.102.000 akan digunakan untuk rumah BMU 029.

Aisyah tak menyangka, ‘keajaiban’ itu menyapa dirinya.

Mimpinya memiliki rumah layak huni terwujud sudah. (*)

 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved