Berita Bireuen
RSUD Bireuen Kini Miliki Alat Lengkap Operasi Mata
Peralatan yang sudah ada untuk pemeriksaan dan pengobatan penyakit mata di Bireuen, adalah edisi terbaru dan sudah ada sejak akhir 2018 lalu.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nurul Hayati
Peralatan yang sudah ada untuk pemeriksaan dan pengobatan
penyakit mata di Bireuen, adalah peralatan edisi terbaru dan sudah ada
sejak akhir 2018 lalu.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM- Sejak empat bulan terakhir sampai akhir Agustus 2019,
jumlah pasien yang menderita sakit mata berobat ke RSUD Bireuen terus
meningkat,.
Hari Senin dan Kamis mencapai 90 orang setiap hari,
sedangkan hari biasa berkisar 25-40 orang setiap hari.
Pasien yang menderita sakit mata bukan saja dari Bireuen, tetapi dari
sejumlah kabupaten/kota lainnya di Aceh dan luar Aceh berobat mata di
RSUD Bireuen.
Baca: Babak 16 Besar Piala Menpora 2019, Wakil Aceh Menang Dramatis dan Tegang, Begini Kejadiannya
Banyaknya pasien berobat mata ke RSUD Bireuen, kata
Direktur RSUD Bireuen, dr Muktar MARS kepada Serambinews.com, Rabu
(28/08/2019) karena sudah ada alat lengkap untuk pengobatan mata.
Mulai dari operasi retina mata (sarag mata) hingga operasi vitreoretinal.
Kemudian, RSUD Bireuen sudah memiliki alat Optical Coherence Tomograhy atau alat
pendukung pemeriksaan mata.
dr Fauzan Banta SP M selaku dokter spesialis mata yang bertugas di poli mata kepada Serambinews.com
mengatakan, peralatan yang sudah ada untuk pemeriksaan dan pengobatan
penyakit mata di Bireuen, adalah peralatan edisi terbaru dan sudah ada
sejak akhir 2018 lalu.
Ia menjelaskan, pelayanan pengobatan penyakit mata dilakukan setiap Senin dan Kamis,
sedangkan hari lainnya pelayanan konsultasi serta pendaftaran untuk
pengobatan.
“Kalau periksa Hari Senin dan memerlukan operasi, maka
operasi dilakukan pada Kamis, sebaliknya periksa Kamis dan perlu
operasi maka operasi dilakukan Senin,” ujarnya.
Pelayanan mata setiap hari selain dr Fauzan, juga dibantu tujuh perawat
lainnya, untuk mempercepat pelayanan pemeriksaan mata.
Pelayanan terbagi atas dua ruangan, yaitu di lantai bawah dan lantai atas.
Diakuinya, sejak tiga bulan terakhir jumlah pasien yang berobat mata ke RSUD Bireuen terus
bertambah.
“Beberapa waktu lalu ada pasien dari Pulau Jawa berobat mata ke Bireuen,” ujarnya.
Baca: Lakukan KDRT dan Memperkosa Istrinya Sendiri, Seorang Suami Dipenjara 16 Tahun