Budaya
Peserta dari 23 Kecamatan di Pidie Ikut Lomba Peurateb Aneuk
Kegiatan itu bertajuk 'Melalui Lomba Peurateb Aneuk Kita lestarikan Budaya Aceh dan Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini".
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Peserta dari 23 kecamatan mengikuti lomba peurateb aneuk yang dilaksanakan di depan Pendopo Bupati Pidie, Selasa (3/9/3019).
Lomba tersebut memperebutkan hadiah total Rp 7,5 juta plus tropi, yang dibuka Ketua Tim Penggerak PPK Pidie, Mahdalena.
Kegiatan itu bertajuk 'Melalui Lomba Peurateb Aneuk Kita lestarikan Budaya Aceh dan Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini".
"Hadiah kita berikan kepada peserta yang tampil sebagai juara satu, dua, tiga dan harapan satu, harapan dua dan harapan tiga," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (PMG) Pidie, Drs Samsul Azhar, kepada Serambinews.com, Selasa (3/9/2019).
Baca: Pangdam IM Pimpin Pemadaman Kebakaran Hutan di Gunung Glee Taron, Aceh Besar
Baca: Permohonan Normalisasi tak Kunjung Tiba, Warga Galang Dana Bersihkan DAS Krueng Ie Itam
Baca: Pijay Miliki Sumber Migas, Pekerja Lokal Mulai Dipersiapkan
Ia menjelaskan, budaya peurateb aneuk harus dibudayakan kembali, mengingat peurateb aneuk budaya warisan nenek moyang yang mengandung nilai ibadah.
Sebab, kata Samsul, sejumlah kaum ibu tempo dahulu kerap melantunkan lafad kalimat tauhid saat peurateb aneuk.
"Kita juga berharap lomba peurateb aneuk itu bisa dituangkan di dalam tarian yang sering dilakukan anak setiap adanya kegiatan," ujarnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Pidie, Mahdalena Roni Ahmad, menjelaskan, tujuan lomba peurateb aneuk untuk melestarikan tradisi budaya Aceh.
Kegiatan tersebut mengandung nilai kebaikan dan pesan moral kepada anak sejak dalam ayunan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/lomba-453.jpg)