Karhutla di Aceh Barat

Polisi di Aceh Barat Selidiki Penyebab Karhutla, Pemadaman Masih Berlangsung

Pantauan Serambinews.com, personel polisi memintai keterangan sejumlah orang-orang yang di sekitar kebun untuk mengetahui penyebabnya.

Polisi di Aceh Barat Selidiki Penyebab Karhutla, Pemadaman Masih Berlangsung
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Karhutla di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Jumat (6/9/2019) malam. 

Laporan Rizwan | Meulaboh

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Personel Polres Aceh Barat, mulai menyelidiki penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (6/9/2019) malam.

Pantauan Serambinews.com, personel polisi memintai keterangan sejumlah orang-orang yang di sekitar kebun untuk mengetahui penyebabnya.

Di lokasi terlibat Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Intel dan Kapolsek Johan Pahlawan serta pejabat dari TNI dan BPBD.

Seperti diberitakan, karhutla kembali melanda Aceh Barat, Jumat (6/9/2019) malam.

Lahan terbakar milik warga di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan yang diperkirakan luasnya mencapai 2 hektare.

Baca: Operasi Patuh Rencong di Aceh Barat, Puluhan Sepmor Terjaring

Baca: Aktivitas Usaha Belasan Warga Lapang Terhenti Akibat Bencana Puting Beliung

Baca: Gugup Liat Mobil Patroli Polisi, Pemuda Ini Lari ke Belakang Warung dan Buang Sebuah Kotak

Baca: Soal Kelamin Ganda Bocah 3 Tahun di Cianjur, Ini Penjelasan Pakar Genetika Medik

Namun sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran, tetapi upaya pemadaman terus dilakukan oleh tim BPBD Aceh Barat dibantu TNI/Polri serta masyarakat setempat.

Keuchik Suak Raya, Zainuddin kepada wartawan mengatakan, karhutla mulai terjadi pukul 20.00 WIB yakni lahan masyarakat.

"Penyebab belum kita ketahui. Saat ini sedang diupayakan pemadaman," kata Zainuddin.

Seperti diketahui, Aceh Barat hingga kini masih status siaga darurat asap dampak karhutla melalui Keputusan Bupati bernomor 550/2019 tertanggal 5 Agustus hingga 31 September 2019.

Terkait status itu, sebuah helikopter BNPB sempat dikerahkan, namun ketika dimulai penyiraman udara turun sehingga karhutla mereda. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved