Berita Aceh Utara

Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Temui Dirjen Kemendagri, Ini Tujuannya

Pihaknya sudah mengirim surat ke Kemendagri dan dijadwalkan pertemuan dengan Dirjend Otda pada Rabu (18/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Temui Dirjen Kemendagri, Ini Tujuannya
SERAMBINEWS/.COM/JAFARUDDIN
Ketua DPRK Aceh Utara Sementara Arafat dan Wakil Ketua Sementara Hendra Yuliansyah menerima palu sidang dan memori dari pimpinan dewan periode lama. 

Pihaknya sudah mengirim surat ke Kemendagri dan dijadwalkan pertemuan dengan Dirjend Otda pada Rabu (18/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Ketua DPRK Aceh Utara Arafat bersama Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan dan Keuangan Sekretariat DPRK Aceh Utara pada Senin (16/9/2019) tiba di Jakarta.

Mereka akan menemui Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjend) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Rabu (18/9/2019).

“Tujuan kami ke Jakarta untuk menanyakan kepastian persoalan pelantikan dua anggota dewan Aceh Utara pada Dirjen Otda,” ujar Ketua DPRK Aceh Utara Sementara kepada Serambinews.com, Selasa (17/9/2019). 

Kedua anggota dewan tersebut adalah Jirwani dari Partai Aceh dan Muhammad Wali dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Karena kedua anggota dewan tersebut sudah pernah datang ke kantor untuk menanyakan kapan  kepastian akan dilantik.

Pihaknya sudah mengirim surat ke Kemendagri dan dijadwalkan pertemuan dengan Dirjend Otda pada Rabu (18/9/2019) sekira pukul 10.00 WIB.

Baca: Belum Jelas Jadwal Pelantikan, Begini Reaksi Dua Anggota DPRK Aceh Utara

Baca: Bakti Sosial Warnai HUT Ke-73 Palang Merah Indonesia di Aceh Barat

Baca: Buka Lapak Sabu di Rumah, Pria Ini Dicokok Polisi

Disebutkan, rencana konsultasi tersebut supaya pihaknya mendapat pegangan persoalan dua anggota dewan yang belum dilantik, sehingga jika ada pertanyaan pihaknya tidak lagi menjawab secara lisan dapat bisa memperlihatkan secara tertulis.

“Nanti kita mohonkan kepada Dirjend supaya mereka dicari aturan yang bisa dapat segera dilantik, jadi jika mereka tidak diantik tidak bisa mendapatkan gaji,” katanya.

Bahkan mereka tak bisa mengikuti masa orientasi karena belum dilantik.

Karena itu pihaknya menemui langsung Dirjend Otda untuk mendapat kepastikan. Jika memang dapat dilantik oleh ketua sementara atau tidak bisa dilantik, harus disampaikan secara tertulis.

“Kami berharap proses pelantikan dapat segera dilaksanakan,” ujar Arafat. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved