Berita Aceh Utara
Ternyata Sudah Dua Tahun Bocah yang Dirantai Orangtuanya Disuruh Mengemis, Begini Penjelasan Polisi
Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe kini telah menetapkan sepasang suami istri sebagai tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam kasus...
Penulis: Jafaruddin | Editor: Jalimin
Ternyata Sudah Dua Tahun Bocah yang Dirantai Orangtuanya Disuruh Mengemis, Begini Penjelasan Polisi
Laporan Saiful Bahri Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Penyidik Satreskrim Polres Lhokseumawe kini telah menetapkan sepasang suami istri sebagai tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dalam kasus dugaan penyiksaan terhadap bocah berumur sembilan tahun.
Meskipun sejauh ini pihak kepolisian belum memastikan apakah keduanya ditahan ataupun tidak. Namun hingga sekarang masih diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk pemeriksaan lanjutan.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Herlambang menyebutkan, untuk sementara ini pihaknya belum bisa memastikan bentuk dugaan penyiksaan yang diterima. Bocah tersebut, apakah hanya dirantai saja atau juga ada bentuk kekerasan lainnya.
"Masih kita dalami. Tapi pastinya saat ditemukan di rumahnya, kondisinya terantai," ujarnya.
Sedangkan saat ditanya berapa lama diperkirakan aktifitas anak tersebut mengemis. "Sekitar dua tahun," pungkas AKP Indra T Herlambang.
Sebagaimana diketahui, Kota Lhokseumawe dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan seorang bocah berumur sembilan tahun disuruh mengemis sama orang tuanya (ortu).
KKB Dikejar dari Simpang Mamplam Bireuen, Baku Tembak Selama Sepuluh Menit di Trienggadeng
Pasukan TNI Disergap KKB Papua, 3 Warga Sipil Tewas dan 4 Orang Terluka, 7 Motor Warga Dirampas
3 Wanita dan 3 Pria Dicambuk di Taman Sari, Karena Ditangkap Mesum di Banda Aceh
Bahkan bila tidak membawa pulang uang usai mengemis, maka diduga dikurung dan tangannya dirantai.
Informasi ini begitu ceoat berkembang dan menjadi pembicaraan hangat di tengah masyarakat.
Bahkan foto-foto bocah yang menjadi korban tersebut ikut beredar melalui media sosial termasuk grup-grup whatshapp yang ada di handphone Serambinews.com. Serta video saat seorang personel Babinsa mendatangi rumah tesebut.
Salah satu foto yang sangat miris adalah korban yang menggunakan baju kaos dongker dan celana pendek, berupaya menutup wajahnya dengan tangan kanan.
Sedangkan tangan kirinya tegak ke atas yang di sampingnya ada tali dan rantai.
Sejumlah Penderita Gangguan Jiwa Berkeliaran di Kota Blangpidie, Dinas Sosial Siap Antar ke RS
Bupati Aceh Besar Apresiasi Kehadiran Kebun Binatang Jantho, Ini Harapan Mawardi Ali
Sedangkan sebuah video yang ikut beredar, seorang Babinsa mencoba membuka rantai yang ada di kakinya. Namun kuncinya tidak tepat. Sehingga seorang wanita mengambil kunci dari tangan Babinsa, selanjutnya melepaskan rantai yang melingkar di kaki kiri bocah tersebut.
Sedangkan kasus ini awalnya terungkap dari laporan tetangga korban kepada seorang personel Babinsa Koramil Banda Sakti, pada Rabu (18/9/2019) sore. Selanjutnya personil Babinsa berkoordinasi dengan pihak Polsek Banda Sakti. Lalu mendatangi rumah korban.
Tidak lama kemudian, anak dan ayah tiri korban serta istrinya yang juga ibu kandung korban dibawa ke Mapolres Lhokseumawe, untuk pengusutan lanjutan. Sedangkan kedua orang tua korban yang dibawa ke Mapolres Lhokseumawe adalah ayah tiri korban berinisial M (39) dan ibu kandung korban berinisia U (38).
Salah satu foto yang sangat miris adalah korban yang menggunakan baju kaos dongker dan celana pendek, berupaya menutup wajahnya dengan tangan kanan.
Sedangkan tangan kirinya tegak ke atas yang di sampingnya ada tali dan rantai.
Sebuah video yang ikut beredar, seorang Babinsa mencoba membuka rantai yang ada di kakinya. Namun kuncinya tidak tepat.
Sehingga seorang wanita mengambil kunci dari tangan Babinsa, selanjutnya melepaskan rantai yang melingkar di kaki kiri bocah tersebut.
PKK Abdya Imbau Orangtua Hindari Makanan Cepat Saji dan Makanan dalam Kemasan, Ini Bahayanya
Pria Ini Bunuh Perawat dan Setubuhi Jasadnya, Cemburu Gadis Pujaan Hatinya Gandeng Pria Lain
Wanita di Desa Ini Panik, Pria Misterius Masuk ke Rumah, Raba dan Cium Perempuan Sedang Tidur
Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Reskrkm AKP Indra T Herlambang, menyebutkan, memang saat ditemukan di rumahnya, kondisi korban dalam posisi terantai.
Sedangkan saat ditanya apa bentuk dugaan penyiksaan terhadap korban, AKP Indra, mengaku sejauh ini belum bisa memastikannya.
"Apakah ada ikut dipukul atau hanya dirantai saja, belum bisa kita pastikan. Kita masih terus melakukan pemeriksaan," pungkas AKP Indra T Herlambang.
Sebelumnya, berdasarkan informasi dihimpun Serambinews.com, kasus ini awalnya terungkap dari laporan tetangga korban kepada seorang personil Babinsa Koramil Banda Sakti, pada Rabu (18/9/2019) sore.
VIRAL Video Syur Wanita Berseragam PNS Beradegan Panas di Dalam Mobil, Polisi Selidiki Pelakunya
Selanjutnya personil Babinsa berkoordinasi dengan pihak Polsek Banda Sakti. Lalu mendatangi rumah korban.
Air Rendaman Rambut Jagung Disebut Bisa Sembuhkan Kanker, Simak Penjelasannya
Tidak lama kemudian, anak dan ayah tiri korban serta istrinya yang juga ibu kandung korban dibawa ke Mapolres Lhokseumawe, untuk pengusutan lanjutan. Setelah dilakukan penyidikan lebih lanjut, maka kedua orang tua korban ditetapkan sebagai tersangka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Kedua orang tua korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka adalah, ayah tiri korban berinisial M (39) dan ibu kandung korban berinisial U berumur 38 tahun.
"Kedua orang tua korban saat ini masih diamankan di Polres Lhokseumawe. Sedangkan apakah keduanya akan ditahan nantinya, besok baru kita putuskan setelah tuntas proses pemeriksaan," ujar AKP Indra.
Sebelumnya, berdasarkan informasi dihimpun Serambinews.com, kasus ini terungkap dari laporan tetangga korban kepada seorang personel Babinsa Koramil Banda Sakti, Rabu (18/9/2019) sore.
Selanjutnya personel Babinsa berkoordinasi dengan pihak Polsek Banda Sakti.
Kemudian mendatangi rumah korban. Tidak lama kemudian, anak dan ayah tiri korban serta istrinya yang juga ibu kandung korban dibawa ke Polres Lhokseumawe, untuk pengusutan lanjutan.(*)
Penerbangan di Bandara Cut Nyak Dhien Normal, BMKG Meulaboh-Nagan Raya: tidak Ada Kabut Asap
Kisah Safrizal, Putra Sawang Aceh Utara yang Bangun Masjid di Pedalaman Kalimantan Barat
Pocut Haslinda Syahrul, Penulis Buku Sejarah dan Budaya Aceh, Membaca Lebih 1000 Judul Buku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pengemis-dirantai-tangannya.jpg)