Berita Ekonomi dan Bisnis

Percepat Konektivitas Aceh-Andaman, Pemerintah Indonesia dan India Bentuk Satgas Bersama

Pemerintah Republik Indonesia dan India sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama atau join task force (JTF) untuk mempercepat realisasi...

Percepat Konektivitas Aceh-Andaman, Pemerintah Indonesia dan India Bentuk Satgas Bersama
For Serambinews.com
Kepala DPMPTSP Aceh, Dr Aulia Sofyan 

Percepat Konektivitas Aceh-Andaman, Pemerintah Indonesia dan India Bentuk Satgas Bersama

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pemerintah Republik Indonesia dan India sepakat membentuk satuan tugas (satgas) bersama atau join task force (JTF) untuk mempercepat realisasi konektivitas Aceh-Andaman.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, Dr Aulia Sofyan dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Jumat (20/9/2019) setelah menghadiri rapat persiapan pertemuan pertama JTF RI-India bersama pihak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), di Jakarta, Kamis (19/9/2019).

Menurut Aulia, pertemuan pertama antara RI dan India akan diadakan di Banda Aceh pada November mendatang.

Pertemuan itu akan membahas secara lebih rinci konsep kerjasama antara kedua negara di bidang konektivitas, pengembangan sumber daya kelautan yang berkelanjutan, pertukaran pariwisata dan budaya, kerjasama akademik, sains dan teknologi serta pengembangan infrastruktur di Sabang dan Andaman.

Menkumham Yasonna Laoly Jelaskan RKUHP Pasal Kumpul Kebo: Jangan Diputar Balik Seolah Dunia Kiamat

Anggota DPRK Banda Aceh Ikut Pembekalan Selama Empat Hari, Ini Tujuannya

Polisi Ringkus Pengumbar Janji Ada Proyek Pengadaan Generator PLN Luengbata, Ternyata Fiktif Belaka

"Tugas satgas bersama ini nantinya akan melakukan, mengidentifikasi kemungkinan program kerjasama serta rencana tindakan pelaksanaan program yang diusulkan dapat berjalan sesuai harapan dari kedua pihak," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Aceh menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pada pertemuan yang dimaksud dan menyambut baik rencana konkrit yang akan dilaksanakan oleh Kemenlu dan India.

Ia menjelaskan progam konektivitas antara Aceh- Andaman merupakan hasil dari kesepakatan pemerintah Indonesia dan India yang tertuang pada dokumen Shared Vision on Maritime Cooperation in the Indo-Pacific yang ditandatangani oleh kedua pemimpin negara pada Mei 2018.

Abdya Ikut Delapan Cabang MTQ Aceh di Pidie, Kontingen Capai 75 Orang, Ini Anggaran yang Terserap

"Dokumen tersebut menyatakan kesamaan visi antara Indonesia dan India dalam mewujudkan kerjasama yang lebih erat di bidang investasi dan perdagangan, pertukaran budaya dan teknologi, keamanan dan mitigasi bencana," jelas Aulia.

Dalam hal kerjasama investasi dan perdagangan, kedua negara nantinya akan menyelaraskan standar untuk komoditas, daftar negatif komoditas seperti bahan bangunan.

"Kita berharap akan dibuka kesempatan kepada perusahaan konstruksi Indonesia untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek di Andaman, dan perusahaan India juga diberikan kesempatan untuk berinvestasi dalam industri agribisnis seperti kelapa dan sawit," katanya.

Sedangkan untuk sektor pariwisata menurut Aulia, terdapat potensi wisata kapal pesiar di Andaman dan Aceh.(*)

Ibrahim Menyerahkan Diri, Jaksa Tahan di Rutan Berbeda dengan Mantan Kadisparbudpora Pidie

Rantai, Gembok, Palu, dan Gelas, Jadi Barang Bukti Pada Kasus Bocah Disuruh Mengemis Sama Ortunya

Puluhan Hektar Hutan Damar di Seputar Danau Lut Tawar Terbakar, Ini Penyebabnya

Penulis: Mawaddatul Husna
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved