Berita Olahraga

Begini Perjuangan Pecatur Unsyiah, Klarisa Sabila Meraih Medali Perunggu di Pomnas XVI di Jakarta

Pecatur Bapomi Aceh, Klarisa Sabila sukses mewujudkan target medali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVI yang berakhir pada ....

Begini Perjuangan Pecatur Unsyiah, Klarisa Sabila Meraih Medali Perunggu di Pomnas XVI di Jakarta
For Serambinews.com
Pecatur Unsyiah, Klarisa Sabila (kanan). 

Begini Perjuangan Pecatur Unsyiah, Klarisa Sabila Meraih Medali Perunggu di Pomnas XVI di Jakarta

Laporan Jalimin | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH  – Pecatur Bapomi Aceh, Klarisa Sabila sukses mewujudkan target medali pada ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XVI yang berakhir pada Jumat (27/9/2019) di Universitas Gunadarma, Jakarta.

Klarisa Sabila berhasil menahan imbang/draw unggulan pertama Women Fide Master (WFM) Ummi Fisabilillah dari DKI Jakarta pada babak terakhir 7 of 7, di nomor pertandingan (15 menit + 10 detik) nomor pertandingan catur cepat perorangan putri sehingga berhak atas medali Perunggu, sementara medali Emas dan Perak diraih pecatur tuan rumah WFM Ummi Fisabilillah dan WFM Alya Sekar Kinasih.

Di nomor pertandingan lainnya catur kilat perorangan putri (5 menit + 3 detik) dan standar (60 menit + 30 detik) masing-masing Klarisa Sabila hanya finish di peringkat 7 dan 17.

Pelatih Catur Pomnas Aceh, Dian Maulana SIP, Minggu (29/9/2019)  mengatakan, keberhasilan Klarisa Sabila dalam merebut medali perunggu ini sesuai dengan mapping (pemetaan)  yang dilakukan dua tahun terakhir ini.

"Dengan perjuangan, strategi dan tentunya doa, Alhamdulillah Pomnas 2019 sukses mengulang prestasi medali Pomnas 2015 yang lalu, bahkan selain Klarisa harapan medali juga dibebankan kepada pecatur lain, Annisha namun meleset," ujar Dian Maulana.

Puting Beliung Terjang Aceh Barat, Data Sementara 11 Rumah dan Satu Kantor Rusak, Ini Korbannya

Aceh Urutan Delapan Tingkat Kematian Akibat Jantung dan Nomor Sepuluh Darah Tinggi

Ini Jalan Keluar Paling Ampuh Bagi Jokowi Menghadapi Tuntutan Mahasiswa Menurut Pengamat

Sebelum Pomnas XVI 2019 berlangsung, kata Dian Maulana, melalui pola pembinaan yang terstruktur dan terukur, pecatur Universitas Syiah Kuala ini juga ditingkatkan frekuensi jam bertanding internasionalnya dengan mengikuti  sejumlah kejuaraan seperti Unsyiah International Chess Championship, GACC di University of Malaya, serta MASUM Kementerian Pendidikan Malaysia.

Dikatakan, keseluruhan tim Catur Pomnas Aceh berjumlah 11 orang (putra/putri) yang terdiri, lima atlet dari Unsyiah Banda Aceh, tiga atlet dari Unimal Lhokseumawe, seorang atlet dari Universitas  Jabal Ghafur Sigli, seorang atlet dari Unsam Langsa dan seorang pecatur Unmuha Banda Aceh.

Program ke depan, kata Dian Maulana,  UKM Catur Universitas Syiah Kuala telah menyusun dan merancang beberapa even diantaranya persiapan menghadapi Kejurnas Mahasiswa di Universitas Bengkulu awal Desember 2019, Friendly Tournament di International Islamic University Malaysia, Grand Asian Chess Chalengge di University of Malaya, Februari 2020, dan Bangladesh Juli 2020 mendatang.

Berikut perjalanan pertarungan lawan Klarisa Sabila hingga meraih medali perunggu di Pomnas XVI Jakarta :

Round 1 Irmawati Patabang (Universitas Papua) Menang.
Round 2 Nur Mukmina (Universitas Halu Oleo, Sulteng) Menang.
Round 3 WFM Alya Sekar Kinasih (Universitas Gunadarma, DKI Jakarta) Kalah.
Round 4 Salsyabillah Yuhsinun (Politeknik Negeri Sriwijaya, Sumsel) Menang.
Round 5 Irma Yunita (Universitas Andalas, Sumbar) Menang.
Round 6 WFM Amanda Suci Fitriani (Jawa Barat) Menang.
Round 7 WFM Ummi Fisabilillah (Universitas Gunadarma, DKI Jakarta) Draw.

Teuku Raja Keumangan, Cucu Raja dan Ulama Beutong Nagan Raya Berlabuh di DPRA

Rusuh di Papua - 10.000 Warga Minta Dievakuasi dari Wamena, 2.670 Sudah Diangkut Pakai Hercules

Ibu dan Anak yang Terbakar Masih Dirawat di RSUCM, Seluruh Tubuh Bocah Masih Terbalut Perban

Penulis: Jalimin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved