Selasa, 28 April 2026

Ninoy Karundeng Relawan Jokowi Diculik dan Dikeroyok, Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku

Penangkapan terhadap kedua terduga pelaku setelah korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polda Metro Jaya pada Selasa (1/10/2019) kemarin.

Editor: Faisal Zamzami
TWITTER/GUNTUR ROMLI
Penampakan wajah Ninoy Karundeng 

Kepada Ninoy, para pelaku menayangkan maksud dan tujuan mengabadikan kejadian itu sebelum mengambil ponsel.

Pada saat itulah para pelaku tahu kalau Ninoy merupakan pegiat medsos yang kerap menyerang lawan politik.

Ninoy langsung dianiaya dan diculik sebelum akhirnya dipulangkan pada Selasa (1/10/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, mengungkapkan peristiwa dugaan penganiayaan terhadap pegiat media sosial, Ninoy Karundeng, terjadi pada Senin (30/9/2019) malam.

Argo menyebut Ninoy saat itu sedang mengendarai motor berjalan ke arah Pejompongan, Jakarta Pusat.

"Namun sebelum sampai lokasi, pelapor (Ninoy) tiba-tiba bertemu massa yang sedang diangkut oleh rekan para terlapor karena terkena gas air mata saat demo," jelas Argo saat dikonfirmasi, Kamis (3/10/2019).

Melihat hal itu, Ninoy kemudian mengeluarkan ponselnya dan mengambil foto-foto korban tembakan gas air mata.

Para pelaku yang mengetahui tindakan Ninoy ini menaruh kecurigaan terhadapnya.

Akhirnya massa merampas dan memeriksa isi ponsel milik Ninoy.

Hingga akhirnya massa mengetahui bahwa Ninoy adalah seorang pegiat medsos.

"Di dalam handphone pelapor terdapat tulisan-tulisan yang mungkin membuat para terlapor tidak suka," tutur Argo.

Akibatnya, massa emosi dan menyeret Ninoy.

Ninoy dikeroyok bersama-sama oleh para pelaku.

Ninoy dipulangkan oleh para pelaku keesokan harinya, pada Selasa (1/10/2019).

Namun menurut polisi Ninoy sempat diancam oleh para pelaku.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved