Info Singkil

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid Jadi Narasumber Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh

Dalam pemaparannya Dulmusrid, mengatakan produksi padi rata-rata di Aceh Singkil 4,5 ton per hektare. Lebih rendah dibanding rata-rata nasional...

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid Jadi Narasumber Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh
For serambinews.com
Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid menjadi salah satu narasumber dalam rapat koordinasi dewan ketahanan pangan Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (7/10/2019). Dok Dinas Pangan Aceh Singkil 

Dalam pemaparannya Dulmusrid, mengatakan produksi padi rata-rata di Aceh Singkil 4,5 ton per hektare.Lebih rendah dibanding rata-rata nasional yang mencapai 9,8 ton per hektare.

Bupati Aceh Singkil Dulmusrid Jadi Narasumber Rakor Dewan Ketahanan Pangan Aceh

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid, dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam rapat koordinasi dewan ketahanan pangan Provinsi Aceh, di Banda Aceh, Senin (7/10/2019).

Acara itu dibuka Asisten II Setdaprov Aceh, HT Ahmad Dadek.

Selain itu, juga dihadiri Kadis Pangan Aceh Cut Yusminar, Kepala SKPA dan Kepala SKPK terkait.

Dalam pemaparannya Dulmusrid, mengatakan produksi padi rata-rata di Aceh Singkil 4,5 ton per hektare.

Lebih rendah dibanding rata-rata nasional yang mencapai 9,8 ton per hektare.

Penyebab karena ketersedian air untuk mengairi sawah belum terpenuhi.

Mayoritas sawah tadah hujan dan berada di daerah rawan banjir.

Kondisi itu menyebabkan daerahnya rawan pangan.

Baca: Korban Dievakuasi Pakai Becak, Seorang Janda Disambar Petir  

Baca: Korupsi Pengadaan Alat Perangkap Hama Kopi Rp 48 Miliar, Polisi Tetapkan 4 Tersangka di Bener Meriah

Baca: Komisi Pengawasan Pupuk di Abdya Ternyata belum Dibentuk, Distanpan Ambil Sampel NPK ‘Mencurigakan

Oleh karena itu pihaknya mengambil kebijakan mengatasi kerawanan pangan.

Dengan peningkatan ekstensifikasi, intensifikasi dan diversifikasi pangan alternatif seperti usaha perikanan sebagai prioritas unggulan.

Langkah lain peningkatan usaha kecil menengah yang bergerak di bidang pangan.

Kemudian intensifikasi dan ekstensifikasi lahan pertanian, seperti sistem penyemaian benih murah. (Diskominfo)

Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved