Darurat Iklim
Inggris Batal Setujui Deklarasi Darurat Iklim, 217 Aktivis Lingkungan di London Ditangkap
Unjuk rasa ini termasuk dalam aksi global untuk mendesak pemerintah masing-masing bertindak untuk mengatasi perubahan iklim yang semakin parah.
SERAMBINEWS.COM, LONDON – Sebanyak 217 aktivis lingkungan ditangkap di London, Inggris, selama unjuk rasa hari pertama yang digelar oleh kelompok aktivis Extinction Rebellion.
"Penangkapan itu terjadi karena adanya dugaan mengacaukan publik," jelas Kepolisian Metropolitan London, dalam sebuah pernyataan.
Menurut kepolisian, jumlah warga yang ditangkap pada Senin malam ada sebanyak 217 orang.
Extinction Rebellion berencana menggelar aksi protes selama dua minggu ke depan untuk mendesak pemerintah agar segera bertindak menghadapi perubahan iklim.
Selama aksinya, ratusan pengunjuk rasa memblokir jalan di sekitar Millbank, Embankment, Parliament Street, Lambeth Bridge, The Mall, dan Trafalgar Square.
Unjuk rasa ini termasuk dalam aksi global untuk mendesak pemerintah masing-masing bertindak untuk mengatasi perubahan iklim yang semakin parah.
“Pemerintah Inggris menyetujui mosi untuk membuat deklarasi darurat iklim dan lingkungan pada 1 Mei namun pada akhirnya gagal #ActNow. Inilah sebabnya @XRebellionUK berunjuk rasa mulai hari ini, sementara #InternationalRebellion akan terus berlanjut”, kata kelompok tersebut via Twitter.
Sebelumnya, pada Juli lalu, lebih dari seribu demonstran ditangkap polisi. Ratusan dari mereka diperkirakan akan mengikuti persidangan mulai pekan ini.(AnadoluAgency)
Baca: Benny Wenda Berharap Bisa Bertemu Presiden Jokowi Bahas Papua, Namun Ini Syaratnya
Baca: Pria yang Sudah Dikubur Usai Kecelakaan Ternyata Pulang ke Rumah, Begini Penjelasan Polisi
Baca: Demi Bayar Cincin Pernikahan, Pria Ini Merampok Bank Sehari Sebelum Menikah
Baca: Galian C tak Terkendali, Jembatan Siron Blang, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Terancam Ambruk
Baca: Masih Ada Warga Aceh Timur di Papua, Bupati Rocky Siap Bantu Memulangkan Bilal Masjid di Wamena
Baca: Orangtua Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal Dunia di IAIN Surakarta, Ayah dan Ibunya Sampai Nangis