Konflik HGU

HGU PT CA Diperpanjang, Suara Masyarakat Abdya Kandas di PTUN Jakarta

Menjelang berakhir masa berlaku sertifikat HGU, muncul suara menolak perpanjangan HGU PT.

HGU PT CA Diperpanjang, Suara Masyarakat Abdya Kandas di PTUN Jakarta
For Serambinews.com
Berbagai komponen masyarakat dari Kabupaten Abdya berfoto bersama di depan Istana Negara setelah beraudensi dengan Tim Reformasi Agraria Kepala Staf Presiden (KSP) di Istana Negara Jakarta pada April 2018 lalu. Dalam pertemuan tersebut mereka menyampaikan aspirasi tentang penolakan perpanjangan izin HGU perusahaan perkebunan kelapa sawit PT CA di Babahrot. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - PT Cemerlang Abadi (CA) yang memiliki sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) seluas 7.516 hektare (ha) di kawasan Desa Cot Seumantok dan Simpang Gadeng, Kecamatan Babahrot, Aceh Barat Daya (Abdya), berakhir sejak 31 Desember 2017 lalu.

Menjelang berakhir masa berlaku sertifikat HGU, muncul suara menolak perpanjangan HGU PT. Selain masyarakat, penolakan disuarakan dengan keras oleh Anggota DPRK Abdya.

Alasannya, sebagian besar areal HGU ditelantarkan (tidak digarap) puluhan tahun sehingga menjadi tempat bersarang hama babi yang sangat merugiakan petani.

Rupaya, Manajemen PT CA sudah membuat permohonan perpanjangan areal HGU seluas 4.847,18 ha kepada Menteri Negara Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI. Permohonan tersebut diajukan tanggal 11 Juli 2016 atau sekitar satu setengah tahun sebelum berakhir izin HGU.

Suara penolakan perpanjangan izin HGU PT CA terus bergema sehingga Menteri Negara ATR/BPN RI tidak bersikap atas usulan perpanjangan HGU.

Barang kali, Menteri perlu waktu untuk merespon tuntutan yang muncul dari bawah.

Terlebih lagi, suara penolakan perpanjangan izin HGU di Abdya beda dengan daerah lain.

Sikap menolak perpanjangan izin HGU PT CA kompak disuarakan masyarakat petani, LSM, OKP serta keuchik gampong/kepala desa, camat sampai Pemerintah Kabupaten Abdya.  

Penolakan itu bukan saja bergema di kabupaten dan provinsi, tapi sampai ke tingkat nasional.  

Halaman
1234
Penulis: Zainun Yusuf
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved