Berita Luar Negeri

Tega Perkosa Putri Kandungnya Selama 20 Tahun, Seorang Pria Jadi Ayah 6 Anak dari Hasil Bejatnya

"Kasus ini salah satu kasus terburuk yang pernah saya tangani sepanjang 40 tahun karier saya sebagai hakim dan pengacara,"

Tega Perkosa Putri Kandungnya Selama 20 Tahun, Seorang Pria Jadi Ayah 6 Anak dari Hasil Bejatnya
kompas.com
ilustrasi korban perkosaan 

pria itu menjadi ayah enam anak yang dilahirkan putrinya, yang mulai mengandung di umur 14 tahun.

Kepada juri, korban mengatakan sang ayah berujar dia ingin memberikan "pelajaran" tentang seks, dan melaporkannya ke polisi hingga 2018 lalu.

Jaksa penuntut kemudian membeberkan bahwa pelaku sudah memanipulasi anaknya sendiri dengan membuat kisah rekaan bernama Amelia Sanctuary

Terkait Pemanggilan Mualem, Mantan GAM Aceh Barat Minta Komnas HAM Jangan Ungkit-ungkit Masa Lalu

SERAMBINEWS.COM - Seorang pria di Wales terbukti bersalah memperkosa putri kandung, dan menjadi ayah dari enam anak yang dilahirkannya 20 tahun terakhir.

Dalam Pengadilan Swansea, si pria disebut juga terbukti bersalah melakukan pemerkosaan terhadap anak hasil hubungannya itu.

Dalam laporan media lokal, pria itu menyatakan tak bersalah atas 36 dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan kekerasan seksual.

17 Paus Terdampar di Perairan Sabu Raijua NTT, Diduga Ini Penyebabnya

Namun pada Kamis (10/10/2019), pria yang tak disebutkan identitasnya itu dinyatakan bersalah sudah memperkosa putri kandung sendiri.

Dilaporkan Wales Online via Newsweek Jumat (11/11/2019), pria itu menjadi ayah enam anak yang dilahirkan putrinya, yang mulai mengandung di umur 14 tahun.

Kepada juri, korban mengatakan sang ayah berujar dia ingin memberikan "pelajaran" tentang seks, dan melaporkannya ke polisi hingga 2018 lalu.

Puluhan Kader HMI Datangi IAIN Langsa, Protes Pelantikan HMI Langsa Versi SK Pj Ketum PB HMI Pusat

Jaksa penuntut kemudian membeberkan bahwa pelaku sudah memanipulasi anaknya sendiri dengan membuat kisah rekaan bernama Amelia Sanctuary.

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved