Berita Banda Aceh
Semua Partai di DPRK Banda Aceh Berkoalisi Dukung Wali Kota Aminullah Usman, Tapi Tetap Lakukan Ini
Pernyataan itu disampaikan Ketua PKS Banda Aceh Iwan Sulaiman dalam konferensi pers di ruang rapat Wakil Wali Kota Banda Aceh, Senin (14/10/2019).
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Mursal Ismail
Pernyataan itu disampaikan Ketua PKS Banda Aceh Iwan Sulaiman dalam konferensi pers di ruang rapat Wakil Wali Kota Banda Aceh, Senin (14/10/2019).
Semua Partai di DPRK Banda Aceh Berkoalisi Dukung Wali Kota Aminullah Usman, Tapi Tetap Lakukan Ini
Laporan Masrizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Semua partai di DPRK Banda Aceh bersatu berkoalisi mendukung Pemko Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Aminullah Usman dan Wakilnya Zainal Arifin.
Tetapi mereka tetap akan mengkritik pemerintah jika ada kebijakan yang tidak prorakyat.
Pernyataan itu disampaikan Ketua PKS Banda Aceh Iwan Sulaiman dalam konferensi pers di ruang rapat Wakil Wali Kota Banda Aceh, Senin (14/10/2019).
Menurutnya, partai koalisi tetap akan berupaya semaksimal mungkin mengawal jalannya roda pemerintahan.
Dia mengatakan, eksekutif dan legislatif tetap bisa saling mengontrol.
“Kami juga menjalankan fungsi kontrol dan pemerintah harus tetap menerima pengawasan yang dilakukan legislatif,” katanya.
• DPRA Tetapkan Fraksi, Ini Nama Ketua dan Anggota Fraksi
• Ini Penampakan Kapal Tanker Iran yang Diserang di Laut Merah, Minyak Tumpah ke Laut
• Kapal asal Sibolga yang Diamankan Panglima Laut Gosong Telaga Singkil Utara Kabur
Iwan menyatakan mendukung pembentukan Koalisi Bersama karena dalam membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri.
Dengan kebersamaan, maka semua persoalan bisa diselesaikan.
Nada yang hampir sama juga disampaikan Ketua Gerindra Banda Aceh, Chairuman.
Dia mengatakan pembentukan koalisi sudah terjadi setelah Pemilu selesai.
Tujuan dari pembentukan koalisi itu, menurutnya untuk membangun kebersamaan dalam mewujudkan visi misi pemerintahan.
“Tidak ada lobi-lobi. Mudahan-mudahan ke depan, koalisi ini bisa utuh sampai akhir periode,” ujarnya. .
Sementara Ketua PAN Banda Aceh yang juga Wakil Wali Kota, Zainal Arifin menyampaikan dalam membangun Banda Aceh diperlukan kebersamaan.
Dalam koalisi itu, tambahnya, tidak ada kepentingan Pilkada, tapi mendorong pemerintahan saat ini agar berhasil hingga akhir periode.
“Tidak ada kepentingan politik dalam jangka pendek. Yang terpenting bagaimana masyarakat sejahtera,” pungkas dia.
Turut hadir dalam konferensi pers ini Ketua Demokrat Banda Aceh Arif Fadhilah, Ketua Partai Gerindra Chairuman, dan Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Drs Zainal Arifin.
Ketua Demokrat Banda Aceh, Arif Fadhilah menyampaikan bahwa pembentukan Koalisi Bersama diinisiasi oleh empat partai yang memiliki fraksi utuh di DPRK yaitu, PKS (5 kursi), PAN (5 kursi), Partai Demokrat (5 kursi), dan Partai Gerindra (4 kursi).
Empat partai ini kemudian mengajak partai lain bergabung dalam koalisi ini seperti Partai NasDem (3 kursi), Partai Golkar (3 kursi), Partai Persatuan Pembangunan (2 kursi), Partai Aceh (2 kursi), dan Partai Nanggroe Aceh (1 kursi). (*)