Breaking News
Senin, 20 April 2026

Berita Abdya

Pelaku Perampasan Emas 20 Mayam di Abdya belum Ada Titik Terang, Ini Kendala Kepolisian

Belum ada saksi yang melihat pelaku. Termasuk tidak ada yang mengenali sepeda motor (sepmor) digunakan pelaku saat menjalankan aksinya di rumah korban

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nurul Hayati
For Serambinews.com
Tangan kiri Nuraini (70), warga Desa Krueng Pantoe, Kuala Batee, Abdya, mengalami luka lecet akibat gelang emas perhiasan seberat 20 mayam ditarik paksa oleh pelaku perampasan yang belum teridentifikasi, Rabu (16/10/2019). 

Di dalam rumah hanya ada Nuraini dan M Nur.

Ketika suami korban mengambil daun belimbing di belakang rumah, pelaku langsung merampas  gelang emas perhiasan yang dipakai pada tangan sebelah kiri korban.

Sukses merampas gelas emas dengan menarik secara paksa, pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang menjerit.

Seorang Tahanan Polsek Peusangan Dijemput di Belawan, Ini Identitasnya

Pelaku diperkirakan lari dengan sepeda motor yang memang diparkir di halaman rumah korban.

Tangan kiri korban mengalami luka lecet akibat gelang emas ditarik paksa oleh pelaku.

Setelah mengambil daun belimbing yang diminta palaku, M Nur mendapati istrinya, Nuraini dalam keadaan menangis.

M Nur segera meminta bantuan para warga sekitar. 

Rumah korban yang terletak di pinggir Jalan Nasional (Jalan Raya) Blangpidie-Meulaboh, itu dalam waktu singkat dipadati kerumunan warga.

Peristiwa perampasan gelang emas perhiasan milik salah seorang IRT sempat menyetakkan warga Kuala Batee.

Selain terjadi pada siang bolong, dan rumah korban sebenarnya berada pada lintasan Jalan Raya atau kawasan Simpang Tiga menuju Puskesmas Kuala Batee (Blang Makmur).

Lintasan ini tergolong sibuk karena dilintasi semua jenis kendaraan. (*)   

Musda KNPI Lhokseumawe Masuki Hari Terakhir, belum Ada Balon Ketua yang Mendaftar

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved