Berita Aceh Tenggara

Hampir Setahun Banjir Bandang, DPRK Aceh Tenggara Nilai, Penanganan Pascabencana Lamban

Pasca banjir bandang yang terjadi di Natam Lama, Natam Baru, Kecamatan Badar, Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, Agara pada Januari 2018. Namun....

Hampir Setahun Banjir Bandang, DPRK Aceh Tenggara Nilai, Penanganan Pascabencana Lamban
For Serambinews.com
Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Aceh Tenggara, Samsuardi ST. 

Hampir Setahun Pasca Banjir Bandang, Dewan Nilai Penanganan Bencana Lamban

Laporan Asnawi Luw | Aceh Tenggara 

SERAMBINEWS.COM, KUTACANE - Pasca banjir bandang yang terjadi di kawasan Desa Natam Lama, Natam Baru, Kecamatan Badar dan Desa Kayu Mentangur, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara pada Januari 2018. Namun, hingga kini kerusakan infrastruktur dan rumah penduduk belum dibangun kembali.

Lambannya penanganan bencana dari Pemerintah Aceh membuat anggota dewan di daerah itu kecewa dan kesal.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Aceh Tenggara, Samsuardi ST yang juga menjadi korban banjir bandang Desa Kayu Mentangur, kepada Serambinews.com, Sabtu (19/10/2019) mengatakan, musibah  banjir bandang yang melanda daerah Aceh Tenggara itu hingga kini belum ada ada solusi yang jelas.

Ia mempertanyakan, apakah rumah warga dibangun atau dibangun tanggul agar tidak berulangkali terjadi banjir musiman pasca banjir bandang di daerah itu.

Selama ini, setiap musim hujan, warga di kawasan itu sangat resah, karena belum dibangunnya tanggul, sehingga ketika hujan turun, material bebatuan dan  kayu selalu menumpuk di jalan raya dan pemukiman penduduk.

Besok Pelantikan Presiden & Wakil Presiden, Anggaran Sewa Mobil untuk Tamu Negara Capai Rp 1 Miliar

Ombak Mengganas di Pesisir Pulau Banyak Aceh Singkil, Rumah dan Bangunan Pemerintah Hancur

VIRAL Foto Pertarungan Brutal Gajah vs Buaya, Berakhir Sekarat & Tertindih

Seharusnya,  Pemerintah Aceh fokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan rumah korban banjir bandang di daerah itu serta memberikan solusi bagi korban banjir bandang. Ia menyarankan, pemerintah Aceh melalui BPBA Aceh membangun rumah yang rusak dan infrastuktur seperti jembatan, jalan dan instalasi air bersih.

Bukan hanya itu, katanya, material banjir bandang sampai saat ini masih menumpuk di lokasi tersebut, seharusnya pihak Balai Sungai Provinsi Aceh membersihkan material bebatuan dan kayu gelondongan yang berada di pemukiman penduduk.

Sementara itu, Kepala BPBD Aceh Tenggara, Mohd Asbi ST MM mengatakan, warga yang terkena banjir bandang 100 orang lebih dari tiga desa tersebut akan dibantu usaha untuk membangun ekonomi keluarganya, sedangkan untuk rehab rumah masih dalam proses.

"Ini akan kita pikirkan, untuk pembangunan rumah ke depannya," ujar Mohd Asbi ST MM.(*)

Pemko Terapkan E-Retribusi, Kerja Sama dengan Enam Bank

Kisah Pilu Pasangan Baru Nikah, Suami Dibunuh Mantan Pacar, Istri yang Hamil Ingat Chat Terakhir

Terkait Pengelolaan PKS Krueng Luas, Pemkab Aceh Selatan Diminta tak Salah Pilih Investor

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved