Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Tengah

Tim Terpadu Pemkab Aceh Tengah Awasi Peredaran Pupuk dan Pestisida, Ini Hasil Temuannya

Berdasarkan hasil penelusuran tim pengawas, ada dijumpai empat jenis herbisida yang sudah kedaluwarsa, namun masih di pajang di sejumlah toko pengecer

Penulis: Mahyadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ MAHYADI
Tim pengawas Pemkab Aceh Tengah melakukan pengecekan peredaran pupuk dan pestisida di sejumlah kios pengecer di Kota Takengon, Rabu (23/10/2019). 

Berdasarkan hasil penelusuran tim pengawas, ada dijumpai empat jenis herbisida yang sudah kedaluwarsa, namun masih di pajang di sejumlah toko pengecer. Untuk itu, barang-barang yang kedaluwarsa harus segera dimusnahkan.

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Tim terpadu yang terdiri atas sejumlah instansi di Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (23/10/2019) melakukan pengawasan terhadap peredaran pupuk serta pestisida yang di jual di sejumlah toko pengecer daerah itu. 

Dilakukannya pengawasan tersebut, seiring dengan adanya surat dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.

Tentang pencabutan nomor pendaftaran.

Serta izin tetap pestisida untuk dua merek.

Di antaranya promoxone 280 SL dan hiroxone 276 SL.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah, Juanda kepada Serambinews.com, menjelaskan, pengawasan yang dilakukan bukan hanya untuk pestisida.

Soal Desakan Penyaluran ZIS, Bank Aceh Cabang Blangpidie Tunggu Perintah Baitul Mal Abdya

Tetapi juga terkait dengan peredaran pupuk, serta beberapa obat-obatan pertanian lainnya.

“Sekaligus, kami mengecek apakah ada bahan bahan yang sudah kedaluwarsa yang tidak layak lagi untuk dijual,” kata Juanda.

Dia menuturkan, berdasarkan hasil penelusuran tim pengawas, ada dijumpai empat jenis herbisida yang sudah kedaluwarsa.

Namun masih di pajang di sejumlah toko pengecer.

Untuk itu, barang-barang yang kedaluwarsa harus segera dimusnahkan.

”Kami meminta kepada pemilik toko, agar barang-barang kedaluwarsa, tidak dijual lagi,” pintanya.

Derita Nenek Hidup Sebatang Kara Setelah Suami Meninggal, Uang Untuk Beli Beras Dicuri Orang

Juanda menambahkan, pengawasan yang dilakukan tersebut bukan hanya fokus pada satu produk yang akan digunakan untuk kebutuhan pertanian maupun perkebunan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved