DPRK Aceh Tengah

Pimpinan Definitif DPRK Aceh Tengah Dilantik, Ini Nama-namanya

Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega, menginginkan adanya keharmonisan antara semua pihak agar bisa tercipta pembangunan yang lebih baik di daerah itu.

Pimpinan Definitif DPRK Aceh Tengah Dilantik, Ini Nama-namanya
Serambinews.com
Ketua DPRK Aceh Tengah sementara, Samsudin menyerahkan palu kepada Ketua Definitif, Arwin Mega, di acara rapat paripurna pengangkatan dan peresmian pimpinan dewan, Sabtu (2/11/2019). 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, telah memiliki pimpinan definitif priode 2019-2024 seiring dengan rampungnya rapat paripurna dewan dengan agenda pengangkatan dan peresmian pimpinan legislatif yang berlangsung di ruang sidang Gedung DPRK di Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (2/11/2019).

Ketiga pimpinan DPRK Aceh Tengah definitif, untuk jabatan ketua diisi oleh Arwin Mega dari PDI Perjuangan, Wakil Ketua I, Edi Kurniawan dari Partai Gerindra, sedangkan untuk Wakil Ketua II, dijabat oleh Ansari dari Partai Golkar. 

Pengukuhan dan pengambilan sumpah pimpinan DPRK Aceh Tengah, dilakukan oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Takengon, Endi Nurindra Putra SH MH.

Pengangkatan pimpinan DPRK Aceh Tengah definitif juga diikuti oleh Bupati, Shabela Abubakar, Wakil Bupati, Firdaus serta sejumlah anggota forkopimda setempat. 

Prosesi pengangkatan pimpinan DPRK Aceh Tengah, berlangsung aman dan lancar serta sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pengangkatan pimpinan dewan Aceh Tengah itu, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah Nomor 171.11/1694/2019 tentang peresmian dan pengangkatan pimpinan DPRK Aceh Tengah masa jabatan 2019-2024.

Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar dalam sambutanya menyebutkan, hubungan yang bersifat kemitraan antara pemerintah daerah dan seluruh anggota dewan telah berlangsung baik.

“Tentu dengan adanya hubungan kerja yang harmonis diantara kedua lembaga, eksekutif dan legislatif, akan menentukan keberhasilan pembangunan, sesuai dengan perencanaan yang telah disepakati bersama,” kata Shabela.

Menurut Shabela, perlu adanya keserasian dan kesinambungan koordinasi maupun komunikasi politik yang terbuka, baik secara internal antara sesama anggota legislatif maupun secara eksternal dengan pemerintah daerah serta masyarakat.

“Mari kita tingkatkan koordinasi dan kerjasama yang bersifat saling melengkapi dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat maupun kepentingan daerah sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku,” jelasnya. 

Hal senada disampaikan Ketua DPRK Aceh Tengah, Arwin Mega. Dia menginginkan adanya keharmonisan antara semua pihak agar bisa tercipta pembangunan yang lebih baik di daerah itu.

“Intinya, kita ingin masyarakat Gayo, khususnya di Aceh Tengah, bisa sejahtera. Tentu, harus ada kerjasama yang baik untuk menciptakan itu semua,” ujar Arwin Mega. 

Rapat paripurna dengan tentang pengangkatan dan peresmian pimpinan DPRK Aceh Tengah, diwarnai dengan penyerahan palu dari Ketua DPRK sementara, Samsudin kepada ketua definitif, Arwin Mega.(*)

Jepang Melirik Aceh sebagai Tujuan Investasi, Dari Tuna Segar Hingga Beasiswa dan Training Kerja

Jatuh di Tikungan 10 di Sirkuit Sepang, Pembalap Indonesia Afridza Munandar Meninggal

Cuaca Ekstrem, BPBD Bener Meriah Siaga Hadapi Risiko Bencana

235 Siswa SMAN Glumpang Tiga Mogok Diduga HP Disita tak Dikembalikan oleh Guru

Penulis: Mahyadi
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved