Berita Lhokseumawe
Hari Ke-8, TKI asal Aceh Korban Kecelakaan di Malaysia belum Sadarkan Diri, Komunitas Galang Dana
"Cuma kakinya sudah mulai bergerak, tapi Teuku Balya Mulkan tetap belum sadarkan diri," kata Bukhari.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Mursal Ismail
"Cuma kakinya sudah mulai bergerak, tapi Teuku Balya Mulkan tetap belum sadarkan diri," kata Bukhari.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Teuku Balya Mulkan (32), Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kuta Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Aceh, mengalamai kecelakaan lalu lintas di Malaysia.
Korban yang tak sadarkan diri sejak kecelakaan itu dan harus dirawat intensif di Hospital Sungai Buloh, Malaysia, hingga Minggu (17/11/2019) juga belum sadarkan diri.
Padahal sudah delapan hari, ia dirawat di hospital tersebut.
Tokoh masyarakat Aceh di Malaysia, Bukhari Bin Ibrahim, menyampaikan hal ini lewat lewat WhatsApp kepada kepada Serambinews.com, barusan.
"Cuma kakinya sudah mulai bergerak, tapi Teuku Balya Mulkan tetap belum sadarkan diri," kata Bukhari.
• Sambut Ekowisata, Pusongkapal di Aceh Tamiang Disulap Jadi Kampung Pelangi
• Promosikan Wisata Alam, Disparpora Aceh Tamiang Bidik Turis dari Medan
• Liga-3 Regional Sumatera, PSLS Lhokseumawe Tiba di Kuantan Singingi, Lusa Lawan Kuangsing United
Menurut Bukhari, sebagai bentuk solidaritas, kini komunitas masyarakat Aceh di sana sedang menggalang dana untuk membantu Teuku Balya Mulkan.
"Baik untuk biaya kebutuhan istrinya yang sedang menjaga Teuku Balya Mulkan atau untuk biaya hospital saat Teuku Balya Mulkan keluar nantinya," ujar Bukhari.
Seperti diberitakan sebelumnya, kabar duka kembali datang dari negeri jiran Malaysia.
Seorang pria asal Kuta Blang Lhokseumawe, dilaporkan mengalami kecelakaan lalu lintas hingga tidak sadarkan diri.
Korban bernama Teuku Balya Mulkan yang hingga kini dirawat di Hospital Sungai Buloh
Dalam sebuah video, istri korban, Melfi Farida bercerita tentang kecelakaan yang menimpa suaminya itu.
Menurut perempuan ini, suaminya itu baru bekerja di Malaysia 21 hari sebagai security di kompleks perumahan di Damansara.
Kecelakaan menimpa korban saat ia mengendarai sepeda motor dan ditabrak dari belakang oleh mobil hingga terseret sejauh 20 meter.
Akibatnya, korban mengalami cedera parah di kepala sebelah kiri.
Matanya juga bermasalah karena terbentur aspal. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/masyarakat-aceh-di-malaysia-galang-dana-untuk-tki-korban-kecelakaan.jpg)