100 M untuk Mobdis

Mobil Dinas SKPA Rp 100 M, Fraksi PAN: Mereka Inginkan Penampilan Mewah, Bukan Melayani Rakyat

Lebih baik bangun masjid dan rumah duafa apalagi dalam RPJM Aceh minimal 6.000 rumah per tahunnya dibangun Pemerintah Aceh

SERAMBINEWS/kolase serambinews.com
Muchlis Zulkifli ST 

Laporan Asnawi Luwi |Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Fraksi Partai PAN DPRA Muchlis Zulkifli ST menilai pembelian mobil dinas di SKPA mencapai Rp 100 miliar dari dana APBA dan APBA-P adalah pemborosan anggaran dan kebijakan yang menyengsarakan rakyat di tengah angka kemiskinan mashi tinggi, begitu juga stunting.

"Lebih baik bangun masjid dan rumah duafa apalagi dalam RPJM Aceh minimal 6.000 rumah per tahunnya dibangun Pemerintah Aceh. Saya rasa lebih cocok membangun masjid dan rumah duafa," ujar Muchlis Zulkifli ST menanggapi polemik dana Rp100 miliar lebih bersumber dari APBA dan APBA-P 2019 terkuras untuk pengadaan mobil dinas di 33 Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA), kepada Serambinews.com, Senin (18/11/2019).

BREAKING NEWS: Sejumlah Desa di Kabupaten Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Ada Dokumen yang Diunggah tak Bisa Dibaca, Ini Saran Pansel Kepada Pelamar CPNS

Warga Miskin Pertanyakan Bantuan Rumah  

Menurut Muchlis, pengadaan mobil dinas di SKPA di Aceh adalah kebijakan penggunaan anggaran yang tidak memikirkan kondisi perekonomian rakyat Aceh saat ini.

Sehingga terkesan terkesan menghamburkan uang rakyat.

"Mereka terkesan membeli mobil dengan uang rakyat hanya inginkan penampilan mewah untuk bisa dilayani bukan melayani rakyat. Seharusnya, mereka menunjukkan kinerja yang mampu membawa Aceh menjadi sejahtera dan membuka lapangam kerja bukan memikirkan kendaraan mobil dinas," ujarnya.

Karena, mobil yang ada masih layak digunakan untuk efesiensi anggaran.

Menurutnya dana APBA masih perlu digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh serta pendidikan, kesehatan di daerah terpencil.(*)

Penulis: Asnawi Luwi
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved