Minggu, 19 April 2026

Pelaku Teror Lempar Sperma Idap Gangguan Ekshibisionisme, Ini Penjelasan Ahli

Dengan mengggunakan sepeda motor, Sigit Nugraha berkeliling untuk mencari perempuan yang disukai sebagai sasaran pemuasan nafsunya.

Editor: Amirullah
Tribun Jabar/Isep Heri
Pelaku (kiri) pelemparan sperma di Kota Tasikmalaya setelah ditangkap polisi, Senin (18/11/2019). 

SERAMBINEWS.COM -- Sigit Nugraha (25) pelaku teror lempar sperma dan begal payudara di Tasikmalaya mengaku aksinya tersebut dilakukan untuk memuaskan nafsu seksualnya.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (20/11/2019).

"Sesuai pengakuan tersangka, modus tersangka pelaku lempar sperma dan remas payudara adalah untuk kepuasan dirinya sendiri," kata Anom.

Dengan mengggunakan sepeda motor, Sigit Nugraha berkeliling untuk mencari perempuan yang disukai sebagai sasaran pemuasan nafsunya.

Ia lalu mendekati perempuan yang diincar dengan modus berkenalan dan menyapa.

Setelah itu dia melakukan masturbasi sambil duduk di motornya.

Suami Tikam Istri dan Selingkuhannya yang Masih Siswa SMA, Pelaku Pergoki Keduanya Ciuman di Kuburan

Gerhana Matahari Cincin Lewati Simeulue dan Sebagian Singkil

Terungkap Motif Pelaku Pelemparan Sperma dan Begal Payudara, Ternyata Untuk Puaskan Nafsu Seksual

Terancam Hukuman Penjara 2 Tahun 8 Bulan, Motif Pelaku Teror Sperma Masih Diselidiki

"Hasil masturbasi yakni sperma ada yang dicipratkan ke arah muka korban, dan ada juga yang dioleskan ke tangan dan pipi korban," kata Anom.

Sigit juga kerap melakukan begal payudara saat korban perempuan mengendarai sepeda motor.

"Kalau yang korban remas payudara ada satu orang yang melapor. Korban adalah keponakan LR (43), salah seorang korban pelemparan sperma yang pertama kali melaporkan resmi ke Kepolisian," kata Anom.

Pelaku pengidap gangguan ekshibisionisme

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com, Senin (18/11/2019) aksi yang dilakukan Sigit Nugraha termasuk gangguan ekshibisionisme.

Hal tersebut dijelaskan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa dr Dharmawan Ardi Purnama, Sp.KJ saat dihubungi Kompas.com Minggu (17/2019).

Ia menjelaskan ekshibisionisme adalah perilaku orang yang senang memperlihatkan kemaluan di hadapan orang asing.

Dharmawan mengatakan ekshibisionisme muncul sebagai bentuk ketidakmampuan seseorang dalam menyalurkan hasrat.

Para pelaku akan menikmati reaksi korban yang ketakutan. Rata-rata korban dari adalah perempuan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved