Aceh Hebat

Nova Iriansyah, BPMA Jembatan Kekhususan Aceh Bidang Migas

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menegaskan, bahwa Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) merupakan jembatan kekhususan Aceh dengan Pusat dalam bidang..

Nova Iriansyah, BPMA Jembatan Kekhususan Aceh Bidang Migas
SERAMBINEWS/FIKAR W EDA
Kepala BPMA Teuku Muhammad Faisal bersama istri seusai dilantik oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif. 

Nova Iriansyah, BPMA Jembatan Kekhususan Aceh Bidang Migas

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menegaskan, bahwa Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) merupakan jembatan kekhususan Aceh dengan Pemerintah Pusat dalam bidang pengelolaan migas.

Nova Iriansyah mengatakan hal itu seusai mengikuti prosesi pelantikan Teuku Muhammad Faisal sebagai Kepala BPMA oleh Menteri ESDM Arifin Tasrif di Kementerian ESDM Jakarta, Senin (25/11/2019).

Hadir dalam pelantikan itu, Ketua DPRA Dahlan Jamaluddin, Wakil Ketua DPRA Dalimi, Sekda Aceh dr Taqwallah dan beberapa pejabat Aceh lainnya.

"Melihat peran dan fungsi yang demikian itu, maka Kepala BPMA harus mampu memerankan posisi sebagai jembatan kekhususan Aceh itu," ujar Nova Iriansyah.

Ia mengatakan, jika Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas menangani 33 provinsi di Indonesia, maka khusus untuk Aceh berada di tangan BPMA.

"Jadi Kepala BPMA harus tau persis relasi komunikasinya dengan Pusat," ujar Nova.

Setelah Tujuh Tahun, Persiraja Kembali ke Liga 1 Tahun 2020, Kasta Tertinggi Sepak Bola Indonesia

Anggota DPRA Desak Pemprov Tangani Jalan Digerus Erosi di Nagan Raya

BKA Gelar Bimtek Pembinaan Mental dan Rohani Anggota Korpri Provinsi Aceh, Ini Tujuannya

Ia mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM yang dinilai sangat cepat merespon usulan pengangkatan Kepala BPMA yang baru.

"Surat saya ajukan 22 November. Hari ini langsung pelantikannya, sangat cepat," ujar Nova.

Menjawab pertanyaan tentang rencana pengalihan pengelolaan Blok B Migas Aceh Utara, Nova Iriansyah mengatakan saat ini sedang masa transisi dan adaptasi.

"Selanjutnya secara perlahan pengalihan pengelolaan sepenuhnya ke Aceh. Saya kira BPMA harus tahu betul perannya dalam pengalihan ini sesuai dengan UU Pemerintahan Aceh," lanjut Plt. Gubernur Aceh.

Blok B Aceh Utara saat ini dilanjutkan pengelolaannya selama satu tahun oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) hingga 2020.

12 Guru Kota Banda Aceh Juarai Lomba Penulisan Artikel Jurnal, Siapa Saja Mereka?

Plt Gubernur Nova Iriansyah menyatakan selama masa transisi ini merupakan periode adaptasi untuk selanjutnya pengelolaan beralih ke Pemerintah Aceh.

"Sebetulnya sama saja. Sebelumnya di kelola oleh Pusat, sekarang beralih ke Aceh, apakah nanti melalui PT Pembangunan Aceh atau melalui Badan Usaha Milik Aceh (BUMA) lainnya. Dalam masa transisi ini terus dibimbing oleh PT PHE," demikian Nova Iriansyah.(*)

Pendaftaran Online CPNS Diperpanjang, Bupati Aceh Tamiang: Pelamar Terbuka untuk Seluruh Daerah

Bupati Aceh Besar Luncurkan Program GERMAS, Ini Harapan Mawardi Ali

Seleksi Calon Kepala Dinas di Simeulue Masih Minim Peminat

Penulis: Fikar W Eda
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved