Berita Aceh Barat
Empat Rumah di Pante Ceuremen Ambruk ke Sungai, Begini Kodisi Rumah yang Ambruk
Akibat mengganasnya erosi sungai yang terjadi di kawasan Desa Alue Keumang, Kecamata Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, hingga awal Desember...
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
Empat Rumah di Pante Ceureumen Ambruk ke Sungai, Begini Kodisi Rumah yang Ambruk
Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Akibat mengganasnya erosi sungai yang terjadi di kawasan Desa Alue Keumang, Kecamata Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, hingga awal Desember telah menyebabkan empat unit rumah milik warga ambruk ke sungai, sementara sejumlah rumah warga lainnya juga menyusul ambruk.
Peristiwa tersebut terjadi sejak Agustus hingga awal Desember 2019, telah mengakibatkan rumah warga harus dibongkar paksa untuk dipindahkan ke lokasi lain yang jauh dari ancaman pengikisan sungai. Sementara rumah yang telah ambruk ke sungai itu masing-masing milik Budian, Yusaini, Ali Usman dan Sudah.
Bantaruddin, Keuchik Alue Keumang, Kecamatan Pate Ceureumen kepada Serambinews.com, Kamis (5/12/2019) mengatakan, pada tanggal 2 Desember dua unit rumah milik Saudah dan Ali Usman ambruk ke sungai, dan sebelumnya pada Agustus lalu milik Budian dan Yusaini telah duluan ambruk.
• Dua Pelaku Perampokan di Aceh Selatan Masih Buron, Begini Cara Mereka Kabur dari Sergapan Polisi
• Komplotan Perampokan di Pasie Raja Sudah Sering Beraksi di Lintas Barsela
• Kepala Sekolah SD Tewas Tanpa Celana Dalam Mobil, Ada Tisu Bekas Lipstik, Ini Penyebabnya
Rumah-rumah tersebut sebelum ambruk total, warga terpaksa harus dibongkar bangunan rumah guna menyelamatkan bagian bangunan untuk dimanfaatkan dibangun ke lokasi lain.
Warga berharap adanya penangana cepat dari pemerintah untuk mencegah meluasnya erosi sungai yang terus mengikis tebing sungai yang mengarah ke rumah warga dan kondisi itu sudah sangat berbahaya.
“Kami bergotong royong membongkar paksa rumah Ali Usman untuk dibangun kelokasi lainnya yang sedikit lebih jauh dari rumah semula yang telah ambruk akibat digerus sungai,” ungkap Samsul Bahri, salah satu warga Desa Alue Keumang.
Bukan hanya ancaman rumah yang meresahkan warga, akan teta sebagian lahan pertania seperti sawah telah digerus sungai, sehingga kondisi tersebut sangat dikeluhkan oleh warga dengan harapan adanya upaya pemerintah untuk mencegah kikisan tebing sungai agar tidak meluas lagi yang mengancam rumah warga lainnyan ambruk ke sungai.(*)
• Demo Tolak Tambang, Pertemuan Antara Pendemo Dengan DPRK Aceh Tengah tanpa Hasil
• Pasangan Zina di Aceh Tamiang Dicambuk 100 Kali, Yang Wanita Menyerah Sehingga Masih Ditahan di LP
• Ustaz Abdul Somad Ceraikan Istrinya, Kuasa Hukum UAS Beberkan Alasannya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pantee-ceureumen.jpg)