Berita Pidie

Lulus dengan IPK 3,65, Ini Judul Skripsi Abusyik Bupati Pidie untuk Raih Sarjana

Mengenakan seragam wisuda dan toga, Abusyik tampil sebagai wisudawan mengambil ijazah yang diserahkan oleh Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSI.

Lulus dengan IPK 3,65, Ini Judul Skripsi Abusyik Bupati Pidie untuk Raih Sarjana
For Serambinews.com
Bupati Pidie, Abusyik menerima ijazah dari Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSi dalam acara wisuda di gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu (7/12/2019). 

Mengenakan seragam wisuda dan toga, Abusyik tampil sebagai wisudawan mengambil ijazah yang diserahkan oleh Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSI.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bupati Pidie, Roni Ahmad alias Abusyik secara resmi menyandang gelar sarjana di belakang namanya sejak Sabtu (7/12/2019) hari ini.

Gelar SE diperoleh mantan eks kombatan GAM ini setelah menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sabang (STIES) Banda Aceh pada program studi manajemen selama empat tahun.

Hari ini, Abusyik bersama ratusan mahasiswa lainnya diwisuda di gedung AAC Dayan Dawood Banda Aceh.

Abusyik Raih Gelar Sarjana di Usia Senja, Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Sang Istri

Abusyik Raih Gelar Sarjana di Usia 51 Tahun, Bupati Pidie Mantan Panglima GAM Terlihat Ceria

Antisipasi Stok Darah Menipis, Ini yang Dilakukan RS Malahayati Bireuen

Mengenakan seragam wisuda dan toga, Abusyik tampil sebagai wisudawan mengambil ijazah yang diserahkan oleh Ketua STIES Banda Aceh, Rusman SE MSI.

Abusyik kepada Serambinews.com mengatakan, kuliah adalah salah satu jenjang pendidikan yang menurutnya sangat dibutuhkan dewasa ini, apalagi bagi dirinya yang kini sibuk mengatur birokrasi pemerintahan di Kabupaten Pidie.

"Sekarang rugi ada skil tapi ngak ada gelar, jadi gelar sarjana sangat perlu apalagi kita di pemerintahan," katanya.

Abusyik juga mengatakan, bahwa kuliah atau menuntut ilmu tidaklah memandang usia atau umur. Berapapun usia seseorang, jika memang masih harus menuntut ilmu, tidak perlu ragu dan malu.

"Siapa pun dan berapapun usia kita, tidak perlu malu untuk mencari ilmu. Saya sekarang 51 tahun, tapi saya tetap kuliah untuk mencari ilmu dan saat ini saya juga sudah terdaftar sebagai mahasiswa pascasarjana di Unsyiah," kata Abusyik.

Abusyik mengatakan, dirinya setiap seminggu sekali ke Banda Aceh untuk duduk di ruang belajar. Mengikuti mata kuliah bersama dosen di STIES Banda Aceh.

"Iya, seminggu sekali ke sini. Kalau ada halangan saya tidak datang, nanti tinggal ikut susulan jika ada ujian," ujar Abusyik.

Untuk meraih gelar sarjana, Abusyik juga menyusun atau menulis skripsi layaknya para mahasiswa lain.

Abusyik menulis skripsi berjudul 'Pengaruh Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi Terhadap Produktivitas Karyawan Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Pidie'.

Menurut Abusyik, dirinya memperoleh IPK sebesar 3,65 pada Prodi Manajemen STIES Banda Aceh. "IPK alhamdulillah 3,65," kata Abusyik sambil tersenyum. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved