Gadis Aceh Hilang di Malaysia

7 Fakta Gadis Aceh Dijual di Malaysia, Berprilaku Santun Kirim Kabar Sambil Menangis Ingin Pulang

Tanpa surat dan kabar berita membuat keluarga di kampung halaman sang gadis gundah gulana. Diduga kuat Syafridawati adalah korban sindikat perdaganga

7 Fakta Gadis Aceh Dijual di Malaysia, Berprilaku Santun Kirim Kabar Sambil Menangis Ingin Pulang
SERAMBINEWS/kolase serambinews.com
Foto kolase serambinews.com 

“Na ditalipun thon 2016 sige, lheuh nyan thon 2017 sige. Watee ditalipun dikliek, dipeugah keuneuk woe tapi hana peng, nyan keuh nyan sagai lheuh nyan hana tom lee," kata Nurdin lagi.

Artinya, pernah dia telepon tahun 2016 sekali, kemudian 2017 sekali. Dia nangis, katanya mau pulang tapi tidak ada uang. Cuma itu dia hubungi setelahnya tak pernah lagi.

Hari berganti hingga tahun pun berganti, Syafridawati tak pernah lagi memberi kabar.

3. Sosok gadis yang santun

Nurdin juga menceritakan, bahwa Syafridawati adalah perempuan yang santun.

“Jih chit cukop get ureung. Pat diyue duek inan diduek, peu yang dipeugah dideungo dan tanggong jaweub. Dari awai loen chit hana izin jih dijak, man ka rhoh loen bi izin. (Dia baik. Anaknya penurut dan tanggung jawab. Sejak awal saya memang nggak kasih izin, tapi mau bagaimana lagi),” ujarnya.

4. Lima tahun berpisah tanpa kabar

Nurdin (70) tak sanggup membendung kesedihan saat mengingat sosok anaknya, Syafridawati (27) yang kini tak diketahui rimbanya di Malaysia.

Sejak pergi 2015 silam ke negeri seberang, putri bungusnya itu tak pernah pulang, hinggi kini ia pun hilang entah ke mana tak pernah memberi kabar kepada keluarga.

Nurdin begitu rindu kepada Syafridawati, hampir lima tahun mereka berpisah.

Halaman
1234
Penulis: Ansari Hasyim
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved