Breaking News:

Kisah Hakan Sukur, Mantan Pesepak Bola Turki dan Inter Milan, Jadi Sopir Taksi Online Karena Erdogan

Mantan pesepak bola Turki Hakan Sukur menyatakan, dia menjadi sopir taksi online karena Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Instagram
Hakan Sukur 

Pengadilan juga memerintahkan penyitaan aset mantan pemain Inter Milan itu sebagai bagian dari penyelidikan atas kegagalan upaya kudeta beberapa waktu lalu.

Hakan Sukur dituduh sebagai bagian dari kelompok teroris pimpinan Fethullah Gulen.

Ulama yang mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat (AS) itu dituduh sebagai dalang kudeta militer pada Jumat 15 Juli 2016.

Seperti dimuat Reuters, Sabtu (13/8/2016), ayahnya, Sermet Sukur telah lebih dulu ditangkap pada Jumat 12 Agustus siang waktu setempat di Sakarya.

Perintah penahanan keduanya diterbitkan oleh pengadilan pada Kamis 11 Agustus.

Pengadilan memerintahkan seluruh rekening, kendaraan, dan aset lainnya atas nama Hakan serta Semet Sukur disita.

Top skor sepanjang masa Tim Nasional (timnas) Turki itu kini tinggal di AS dan termasuk dalam 350 orang yang hendak ditahan oleh otoritas.

Karier sepakbola Hakan Sukur berakhir pada 2007.

Pencetak 51 gol dari 112 penampilan bersama timnas itu lalu terjun ke dunia politik pada 2011 dan terpilih sebagai anggota parlemen dari Partai AKP pimpinan Recep Tayyip Erdogan.

Pencetak gol tercepat di Piala Dunia 2002 itu lalu mengundurkan diri pada 2013 setelah adanya penyelidikan atas dugaan kasus korupsi yang menimpa lingkaran dalam Erdogan.

Halaman
1234
Editor: Faisal Zamzami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved