Harga TBS

Rendahnya Harga Beli TBS, Pimpinan Dewan Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit

Begitu juga dengan bantuan pupuk kepada petani sawit sudah pernah disalurkan.

Rendahnya Harga Beli TBS, Pimpinan Dewan Sidak ke Pabrik Kelapa Sawit
SERAMBINEWS.COM/SARI MULIYASNO
Anggota DPRK Simeulue saat melakukan pertemuan dengan pihak pabrik kelapa sawit yang berada di Kecamatan Simeulue Tengah, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Anggota DPRK Simeulue melakukan inspekai mendadak (Sidak) ke pabrik kelapa sawit yang di Desa Lauke, Kecamatan Simeulue Tengah, Rabu (15/1/2020).

Sidak dipinpin Ketua DPRK Simeulue, Poni Harjo dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat terutama para petani sawit akibat redahnya harga beli tandan buah segar (TBS).

Sebagaimana penjelasan Manejer PT Raja Marga pemilik pabrik sawit, Marjono, bahwa harga beli TBS di lokasi pabrik saat ini Rp 1.350 per kilogram, tidak seperti harga yang disampaikan patani sawit Rp 1.000 hingga Rp 1.050 per kilogram.

Dalam pertemuan antara anggota dewan dengan jajaran manajemen perusahaan tersebut, pihak anggota dewan juga meminta perusahaan agar mengutamakan putra daerah bekerja di pabrik.

Kemudian, membantu pupuk bagi petani sawit dan juga plasma. Menanggapi permintaan itu, pihak perusahaan mengaku sudah berbuat, seperti hampir 90 persen pekerja di perusahaan merupakan putra daerah.

Begitu juga dengan bantuan pupuk kepada petani sawit sudah pernah disalurkan.

Sedangkan untuk plasma, saat ini masih dalam pembibitan di lokas pabrik.

"Soal pembelian di luar rendah, ternyata tidak benar. Kami berharap PT Raja Marga ini terus menjaga harga. Kita bangun komunikasi, supaya pabrik dan petani sawit sama-sama untung," kata Ketua Komisi B DPRK Simeulue, Jul Akmal.

Ini Jadwal DPRK Berembuk dengan Eksekutif, Terkait Pemecatan 272 THL di RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh

Bupati Sarkawi Terima 313 Mahasiswa KKN dari Unsyiah, Ini yang Dikerjakan Selama di Desa

Gelora Aceh Besar Serahkan SK untuk 15 Dewan Pengurus Kecamatan

Di sisi lain, anggota dewan lainnya, Hamsipar, mengaku ada permainan tengkulak karena harga beli TBS di bawah harga pabrik.

"Tidak ada agen yang dikhususkan dari pabrik untuk membeli langsung TBS ke petani. Silakan datang menjual langsung ke pabrik, harga transparan yang ditempel di bagian timbangan," ujar manejer pabrik Marjono.(*)

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved