Berita Bener Meriah

Mengaku Anggota KPK, Seorang Pria Diamankan Warga di Bener Meriah

"dia tidak mengaku sebagai anggota KPK, yang ada katanya dia bilang KPK itu ke anak-anak muda biar anak muda tersebut ada kegiatan, dibuatlah..."

Mengaku Anggota KPK, Seorang Pria Diamankan Warga di Bener Meriah
SERAMBINEWS.COM/ BUDI FATRIA
Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim. 

 “Setelah kita mintai keterangan, saya menanyakan apa betul anda mengaku sebagai anggota KPK, menurut keterangan pria itu, dia tidak mengaku sebagai anggota KPK, yang ada katanya dia bilang KPK itu ke anak-anak muda biar anak muda tersebut ada kegiatan, dibuatlah satu organisasi dengan nama KPK (Kelompok Petani Kopi), itu alasannya," ujar Iptu Rifki.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - SS (42), seorang pria diamankan oleh warga Bener Meriah.

Karena diduga mengaku sebagai anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut informasi Serambinews.com, setelah ditangkap oleh warga, SS kemudian diserahkan ke pihak kepolisian di Polsek Pintu Rime Gayo.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Siswoyo Adi Wijaya SIK kepada Serambinews.com melalui pesan WhatsApp mengatakan, kemarin, Selasa (21/1/2020), ada masyarakat yang menyerahkan seorang oknum yang diduga mengaku sebagai anggota KPK dan diamankan di Polsek Pintu Rime Gayo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, Iptu Rifki Muslim kepada wartawan, Rabu (22/1/2020), mengatakan, setelah mendapat laporan dari Kapolsek Pintu Rime Gayo, terkait ada seorang pria yang diamankan setelah diserahkan oleh warga diduga mengaku sebagai anggota KPK, ia langsung menjemput ke sana.

“Setelah kita mintai keterangan, saya menanyakan apa betul anda mengaku sebagai anggota KPK, menurut keterangan pria itu, dia tidak mengaku sebagai anggota KPK, yang ada katanya dia bilang KPK itu ke anak-anak muda biar anak muda tersebut ada kegiatan, dibuatlah satu organisasi dengan nama KPK (Kelompok Petani Kopi), itu alasannya," ujar Iptu Rifki.

SPMA Singkil: Syarat Domisili Perangkat Desa Bertentangan dengan UUD 45

 Lanjut Iptu Rifki, pihaknya belum mendalami lebih lanjut kasus ini.

Karena yang merasa dirugikan tidak membuat laporan.

“Kalau nanti ada yang melaporkan kasus ini, akan kita lanjutkan. Tapi sampai saat ini belum ada warga yang dirugikan,” sebut Iptu Rifki. 

Sejauh ini SS yang sempat dimintai keterangan oleh polisi, telah dikembalikan ke pihak keluarganya di kawasan Pintu Rime Gayo.  (*)

TDMRC Serahkan Hasil Riset, Terkait Dampak Kenaikan Air Laut di Banda Aceh  

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved