Berita Bireuen

Korban Diperkirakan Sudah Tenggelam 5 Jam Sebelum Ditemukan Meninggal, Begini Kondisinya

Beberapa saksi mengatakan, korban mengalami depresi berat, bahkan sejak dua hari lalu korban menghilang.

Korban Diperkirakan Sudah Tenggelam 5 Jam Sebelum Ditemukan Meninggal, Begini Kondisinya
For serambinews.com
KTP Ade Fauzi yang ditemukan meninggal di dekat PPI Peudada, Kabupaten Bireuen, Kamis (23/11/2020) 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM - Korban atas nama Ade Fauzi (29) warga Lampasi Eungking, Darul Imarah Aceh Besar yang ditemukan meninggal dunia tenggelam di Krueng Peudada Bireuen sekitar pukul 10.30 WIB, Kamis (23/01/2020), diperkirakan sudah tenggelam lima jam sebelumnya.

Hal itu disampaikan Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim Iptu Dimas Adhit Putranto SIK didampingi Kanit Identifikasi, Bripka Azrul Aswan kepada Serambinews.com mengatakan, hasil pemeriksaan luar terhadap korban tenggelam yang dilakukan di RSUD Bireuen tidak ditemukan pada tubuh korban tanda-tanda kekerasan yang bersifat penganiayaan.

Kanit Identifikasi yang didampingi Kapolsek Peudada Iptu Zulfikar menjelaskan, beberapa nelayan di PPI Peudada melihat korban tenggelam dan terapung di kawasan tersebut.

Korban dievakuasi ke Puskesmas Peudada dan dibawa ke RSUD Bireuen untuk dilakukan indetifikasi dan divisum.

Hasil analis identifikasi kata Bripka Azrul Aswan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan, pada tubuh korban ditemukan lebam akibat tenggelam.

Kemudian hasil keterangan beberapa saksi di lapangan bahwa korban mengalami depresi berat atau sejenisnya, bahkan sejak dua hari lalu korban menghilang.

Pihak keluarga sudah melakukan pencarian sejak dua hari lalu, korban diperkirakan sudah tenggelam sekitar 5 jam sebelum ditemukan para nelayan.

Barang bukti yang ditemukan dan melekat pada tubuh korban yaitu celana jens warna biru, baju kaos kerah warna hitam, kemudian identitas korban berupa KTP, SIM dan lainnya serta sejumlah uang, kemudian celana boxing warna biru dan cincin mata batu.(*)

Elemen Sipil Gelar Diskusi Arah APBA 2020, Begini Penjelasan Ketua DPRA, Perwakilan Pemprov Absen

Angkutan CPO Kelapa Sawit Mulai Manfaatkan Pelabuhan Jetty Meulaboh

Miris, Pedagang Pakaian Pasar Los Lhokseumawe Mulai Gulung Tikar, Ini Sebabnya

YARA Minta Jaksa Tahan Tersangka Penganiayaan Guru Honorer di Sultan Daulat Subulussalam

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved