Berita Pidie
Kunjungi Pengrajin Halua di Caleu, Ini Harapan Istri Wakil Bupati Pidie
Wikan yang juga istri Wakil Bupati Pidie ini datang bersama Lembaga Pengembangan Ekonomi Sosial Masyarakat Aceh (PASKA).
Penulis: Idris Ismail | Editor: Nur Nihayati
Wikan yang juga istri Wakil Bupati Pidie ini datang bersama Lembaga Pengembangan Ekonomi Sosial Masyarakat Aceh (PASKA).
Laporan Idris Ismail I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Wakil ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pidie, Wikan Wistihartati mengunjungi pengrajin halua.
Halua adalah salah satu kue atau penganan menjadi ciri khas daerah Caleu sebagai makanan khas.
Wikan yang juga istri Wakil Bupati Pidie ini datang bersama Lembaga Pengembangan Ekonomi Sosial Masyarakat Aceh (PASKA).
Kehadirannya melihat secara langsung usaha kuliner kelompok disabilitas Seulanga Gampong Baroh Bluek, Kecamatan Indra Jaya, Pidie, Selasa (28/1/2020).
Halua khas Pidie ini hanya ada di Kecamatan Indra Jaya, Caleu.
• Jaksa Ajukan Banding Terhadap Vonis Seumur Hidup Terdakwa Pembunuh Sopir Travel
• Peserta Program PKH di Bireuen yang Mundur Bertambah, Ini Jumlahnya
• Baru Masuk Januari, Ini Jumlah Temuan Kasus HIV Tahun 2020 di Lhokseumawe
Koordinator PASKA, Ir Faridah Haryani kepada Serambinews.com, Selasa (28/1/2020) keberadaan kelompok usaha pemberdayaan ekonomi berupa kuliner Halua Seulanga selama ini telah mampu memproduksikan kue yang mulai dipasarkan kepada konsumen.
"Kunjungan pertama Wakil Tim Penggerak (TP) PKK, Wikan bersama rombongan kabupaten serta para perangkat gampong.
Tujuannya guna melihat secara langsung keberadaan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) terhadap usaha binaan kelompok inklusi atau para penyandang disabilitas," sebutnya.
Selama ini usaha pengembangan ekonomi ini terus berjalan secara normal dalam menghasilkan produk kuliner khas Aceh Pidie berupa Halua.
Maka kunjungan ini secara khusus juga bertujuan agar pihak tim penggerak PKK Kabupaten melihat sejauh mana keterlibatan atau dukungan perangkat gampong, Kader PKK, Kader Posyandu terhadap kelompok yang ada di masyarakat.
Wakil ketua PKK Pidie, Wikan Wistihartati SH kepada Serambinews.com, Selasa (28/1/2020) mengatakan sebagai kuliner khas Endatu masyarakat Pidie yang memiliki khas citarasa dengan tekstur lembut dan renyah perlu pemberdayaan lebih lanjut.
"Kuliner khas daerah ini kiranya pihak Disperidagkop Kabupaten perlu menindaklanjuti Brandingnya sebagai hak paten serta pihak BPOM juga patut melebelkan Halal," ujarnya.
Kuliner ini perlu 'Duniakan' mulai dari proses pembuatan hingga pengemasan sehingga diketahui oleh publik secara menyeluruh bahwa Halua ini kuliner khasnya masyarakat Pidie.