Breaking News:

Citizen Reporter

Pertautan Penting antara Hadramaut Yaman dan Aceh

Kota-kota itu dikelilingi gurun pasir, tetapi di sana terdapat sebuah keberkahan ilmu agama yang luar biasa.

Editor: Mursal Ismail
For serambinews.com
SAYID MAHMUDDIN ASSEQAF 

Di antara karangannya adalah ‘Iqd Al-Yawaqit al-Jauhariyyah.

Ada lagi Habib Ahmad bin Hasan Al-Attas (w.1334 H). 

Diperiksa Soal Kasus Dugaan Proyek Fiktif, Berikut Penjelasan Mantan Sekretaris DPUPR Subulussalam

Beliau merupakan tokoh keluarga Ba’alawi yang masyhur pada zaman, di mana kumpulan kalam beliau dituliskan oleh muridnya, Syaikh Muhammad bin ‘Awadh Bafadhal dalam kitab Tanwir Al-Aghlas.

Sedangkan Aceh yang dikenal dengan Serambi Mekkah juga memiliki banyak tokoh sufi terkenal.

Antara lain Syekh Hamzah Al-Fansuri, Syekh Syamsuddin Al-Sumatrani, Syekh Abdurrauf bin Ali Al-Fansuri, Syeikh Muhammad Zain bin Faqih Jalaluddin Al-Asyi.

Kemudian Syeikh Muhammad Marhaban bin Muhammad Saleh Al-Asyi, Syeikh Ahmad Khatib Langgin, dan lainnya.

Dua wilayah yang juga memiliki keterkaitan secara intelektual sufisme, di mana hal ini terlihat dari sanad keilmuan, pola pendekatan tasawuf yang digunakan, dan hasil-hasil karya tulis yang dihasilkan oleh para intelektual, baik di Aceh maupun Hadramaut.

Pengurus KONI Subulussalam Dikukuhkan, Walkot Bintang: Program Kerja Harus Terukur dan Terlaksana

Salah satu tokoh intelektual Aceh pada abad ke-17 M yang namanya diabadikan menjadi salah satu kampus di Aceh adalah Syekh Nuruddin Muhammad Jailani bin Ali Ar-Raniry. 

Beliau intelektual yang terinisiasi ke dalam Tarekat Aydrussiyah.

Penggunaan Aydrussiyyah merupakan sebuah penisbahan kepada tokoh sufi besar di Hadramaut yang bernama Habib Abdullah bin Abu Bakar Al-Aydrus (w.864 H) yang makamnya terletak di Zanbal, Tarim.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved