Berita Langsa

Laptop Dosen Unsam Dicuri Saat Shalat, Berharap Dikembalikan Karena Banyak Data Penting di Dalamnya

Laptop pribadi milik dosen ini, hilang saat ia sedang melaksanakan shalat Ashar, di mushala yang berada di belakang kampus FKIP setempat.

Laptop Dosen Unsam Dicuri Saat Shalat, Berharap Dikembalikan Karena Banyak Data Penting di Dalamnya
Hand-over dokumen pribadi
DR Usman Ibrahim MPd 

Laporan Zubir | Langsa

SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Satu unit laptop merk Asus 16 inc milik Dr Usman Ibrahim MPd, dosen Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Samudra Langsa, Rabu (12/02/2020) sore hilang dicuri.

Laptop yang didalamnya berisi data perkulihan mahasiswa dan pribadi milik dosen ini, hilang saat ia sedang melaksanakan shalat Ashar, di mushala yang berada di belakang FKIP kampus setempat.

DR Usman Ibrahim MPd, kepada Seranbinews.com, Kamis (13/02/2020) malam ini, mengatakan, sore sekitar pukul 16.35 WIB itu dia dan sekitar 20 mahasiswa serta dosen sedang melaksanakan shalat Ashar berjamaah. 

Laptop Asus yang berada dalam tas berikut perlengkapan lainnya seperti mose, plasdise, dan lainnya diletakkan dosen ini di bagian belakang shaf jamaah mushalla FKIP Unsam Langsa itu.

"Laptop dalam tas ransel ini saya letakkan di lantai mushalla bagian shaf belakang. Sebelum shalat berjamaah dengan sekitar 20 orang, saya mengambil air wuduk, dan saat hendak shalat tas masih ada," ujarnya.

Dosen ini menambahkan, laptop itu dibawa kabur pelaku yang diduga awalnya datang ke mushalla berpura-pura hendak shalat.

Lalu, saat mereka sedang shalat berjamaah, ketika itulah pelaku membawa kabur tas berisikan laptop milik dosen sejarah FKIP Unsam Langsa itu. 

Namun, di dalam mushalla tidak dipasangi CCTV, sehingga sulit mengetahui ciri-ciri dan wajah pelaku.

Setelah kejadian, dia pun langsung melaporkan ke petugas pengamanan di Pos Satpam yang berada di pintu gerbang masuk kampus. 

Tapi setelah dikakukan razia mahasiswa yang keluar kampus, laptop miliknya itu juga tak ditemukan juga.

Dosen Sejarah FKIP kampua ini meminta kepada pelaku agar mau mengembalikan laptopnya itu, dan dia berjanji tak akan melaporkan ke Polisi atau memberi sangsi apapun.

Karena dirinya bukan mempermasalahkan laptop yang hilang, akan tetapi data-data perkuliahan yang sangat penting di laptop tersebut.

Data penting ada di dalam laptop ini, yaitu ada bahan KBM kuliah, data PNS, data disertasi, thesis, multi jurnal dan buku PDF, serta lainnya. 

"Maka saya harap siapa yang mengambil laptop ini agar mengembalikannya, saya berjanji tak akan mempersoalkannya lagi," imbuh Usman Ibrahim.(*)

Info Lowongan Kerja BUMN PT Pertamina Bagi Lulusan S1 / D4, Cek Syarat Pendaftaran di Sini

Ibu Muda asal Aceh Utara Pasok Ganja ke Suaminya, Begini Kejadiannya

Wali Nanggroe Tagih Janji MoU ke Presiden  

Irwandi Ingin Ditahan di Aceh, Kasasi Ditolak, Hukuman Dikurangi Setahun

Penulis: Zubir
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved